kabargolkar.com, JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menekankan pentingnya
meraih kemenangan besar dalam Pilkada serentak 2020. Sebab dirinya ingin Pilkada 2020 jadi uji coba partainya sebelum menghadapi Pemilu 2024.
Hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan Rakornis Bapilu PG dan BSNPG tahun 2020 yang dilakukan secara virtual, Kamis (24/9/2020). ”Partai Golkar adalah partai yang di 270 daerah yang menggelar Pilkada, calonnya lengkap dan kita berharap kemenangan 60 persen ini bisa dijaga,” kata Airlangga.
Selain itu, Airlangga juga menyatakan target kemenangan di lingkup internal Golkar sebenarnya 70 persen. Karena itu ia meminta seluruh ketua DPD Golkar di provinsi dan kota untuk menggunakan target internal ini sebagai target kinerjanya masing-masing.
Sebab, dirinya ingin Pilkada 2020 ini sebagai langkah awal sebelum menghadapu Pemilu 2024, baik itu Pileg maupun Pilpres. “Penting bagi kita untuk bekerja keras karena ini adalah bagian dari langkah awal untuk memenangkan pemilu 2024, baik itu pemilu legislatif, maupun pemilu presiden,” tuturnya.
Selain itu ia juga menyatakan Partai Golkar harus bisa melakukan reset dan rebooting dalam penanganan Covid-19 dan keikutsertaannya di Pilkada serentak 2020. Dirinya pun sudah memberikan instruksi serta membentuk Satgas Penegakan Disiplin Kader Partai Golkar di pilkada. “Dalam situasi seperti ini Partai Golkar menginstruksikan seluruh Indonesia, kabupaten / kota dan provinsi yang melakukan Pilkada untuk membentuk Satgas Penegakan Disiplin,” kata Airlangga.
Sebab menurutnya, dalam situasi seperti pandemi saat ini stigma Covid-19 sangat membekas di masyarakat.
“Dengan adanya Satgas ini maka tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh calon-calon dari Partai Golkar maupun kader-kader Golkar dalam mengorganisasi kampanye, pertemuan, dan rapat-rapat yang bertentangan dengan protokol Covid yang sudah dibuat PKPU revisi,” ungkap Airlangga
Menko Perekonomian ini juga meminta agar seluruh kader partai Golkar mengerti dan memahami apa saja yang diatur di dalam PKPU dan apa saja yang bisa dilakukan ke masyarakat. Dalam rangka ulang tahun Golkar dan kampanye pilkada nanti akan juga dibagikan tiga juta masker di 270 daerah.
Lebih jauh Airlangga juga menyatakan jika saat ini sudah ada gerakan-gerakan masyarakat yang menginginkan agar pilkada 2020 ditunda atau digagalkan. Salah satunya dengan mendorong para pemilih yang datang ke TPS kurang dari 50 persen.
“Ini menjadi tantangan sekaligus peringatan bagi kita, bahwa seluruh kader Golkar perlu memberi keyakinan dan kepercayaan kepada masyarakat, agar masyarakat pecaya diri untuk hadir di TPS,” tutur Airlangga.
Ia menyatakan hal itu penting bagi partai beringin karena tingkat kemenangan akan ditentukan lewat partisipasi masyarakat yang datang ke TPS. “Untuk itu peran Satgas dan Badan Saksi Nasional Golkar sangat penting untuk mendorong masyarakat yang akan memilih Partai Golkar untuk hadir di TPS,” tambah Airlangga.
Airlangga juga yakin kader Golkar untuk solid dan terus berusaha untuk menang dalam Pilkada dan terus mempersiapkan diri menghadapi pemilu 2024 secara terus menerus dan tanpa jeda.
Sementara Nurdin Halid, Wakil Ketua Umum Partai Golkar juga menyatakan kunci merebut kemenangan itu partai beringin harus soldi