Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Peran Negara Dan Masukknya Bawang Merah Palsu
  Kabar Golkar   25 Juni 2018
KabarGolkar.com - Data dari Kementan mengatakan bahwa produksi bawang merah di dalam negeri per tahun sudah mencapai lebih dari 1,45 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi berkisar 1,2 juta ton, sehingga terjadi surplus. Bahkan pada tahun 2017 Indonesia telah mengekspor bawang merah lebih dari 7.750 ton bawang merah ke berbagai negara seperti Thailand, Vietnam, Filipina, Singapura, Timor Leste dan Taiwan. Bahwa adanya fakta dan kenyataan masuknya bawang merah “palsu” menjadi pukulan berat bagi pemerintah yang berarti belum mampunya pemerintah mengawasi distribusi, di samping itu pemerintah juga dinilai terlalu jor-joran mengimpor bawang bombai dalam jumlah cukup banyak. Untuk kedepannya pemerintah perlu membatasi jumlah bawang bombai yang masuk ke dalam negeri. Memang pemerintah sudah mengingatkan agar masyarakat tidak tertipu dengan bentuk bawang bombai mini yang menyerupai bawang merah di pasaran. Pemalsuan bawang bombai mini yang dijual sebagai bawang merah oleh importir, tentu merugikan petani dan konsumen karena harga bawang bombai lebih murah dan rasa yang berbeda dengan bawang merah. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pemerintah, seperti : 1. Pemerintah harus tegas dalam menegakkan hukum 2. Kementan perlu ambil tindakan blacklist semua importer yang sudah memasukkan bawang bombai ukuran kecil ke dalam negeri sebagai bentuk perlindungan kepada petani lokal dan konsumen. 3. Kementan perlu meningkatkan pengawasan kepada importer dan memberikan perhatian kepada petani bawang lokal. 4. Kementan bertanggung jawab terhadap produksi bawang merah 5. Kemendag bertanggung jawab terhadap distribusi bawang merah Harapan kita adalah agar pemerintah lebih mementingkan kepentingan petani dan konsumen dan bukannya mementingkan kepentingan kelompok dan pribadi. Negara harus hadir dan berperan di dalam menertipkan kasus adanya bawang bombai ukuran kecil yang dijual sebagai bawang merah, jika ini dibiarkan terus maka produksi bawang merah dari petani lokal akan selalu menjadi korban demikian juga dengan nasib konsumen. [Tonny Saritua Purba]
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.