Dalam kunjungan ini Menparekraf Sandiaga didampingi oleh Staf Ahli Manajemen Krisis Kemenparekraf/Baparekraf, Hengky Manurung. Turut hadir pula Ketua MPR RI sekaligus pendiri Gerakan BS Bambang Soesatyo, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Ketua Umum Gerak BS Aroem Alzier, Sekretaris Jenderal Gerak BS Ratu Dian, Dirut RS Islam Jakarta Cempaka Putih dr. Pradono Handojo, MBA, MHA.
Program vaksinasi lansia dan pekerja parekraf ini didukung oleh 38 tenaga medis dari RS Islam Jakarta Cempaka Putih dan vaksinasi yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Jakarta.
Sekretaris Jenderal Gerak BS Ratu Dian, menjelaskan sebanyak 2650 lansia dan pelaku parekraf telah divaksin tahap 1 pada 27-30 April 2021.
"Sekarang 25 Mei- 28 Mei 2021 adalah lanjutan vaksin tahap duanya," ujarnya.
Dian melanjutkan, pada kegiatan vaksinasi ini sebanyak 75 persen adalah pekerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sisanya lansia dan keluarga dari para pekerja sektor parekraf.
"Ada 75 persen pekerja parekraf dalam kegiatan vaksinasi ini, sisanya lansia dan keluarga dari karyawan-karyawan pekerja parekraf. Kita menargetkan ada 3000 orang yang divaksin, namun yang berhasil 2650, karena apa? Gagalnya mereka untuk bisa divaksin karena komorbid dan tensi tinggi," ujar Dian.