Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Golkar Nilai Koalisi Prabowo Kesulitan Konsolidasi
  Kabar Golkar   19 Juli 2018
[caption id="attachment_8891" align="alignnone" width="910"] Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tiba di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (18/7). Kedatangan Prabowo untuk menjenguk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang sedang dirawat. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz/18[/caption] Kabar Golkar - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji menilai kubu Prabowo Subianto sebagai penantang Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Presiden (Pipres) 2019 kesulitan melakukan konsolidasi dengan sekutunya. Hingga kini, belum ada koalisi kubu Prabowo yang jelas sebagaimana koalisi Jokowi. "Sebenarnya kami tidak berdoa yang buruk bagi penantang, tapi memang sepertinya penantang kesulitan mengkonsolidasioan diri. Sama sebelumnya faktor wapres itu yang krusial karena semua partai menginginkan wapres," ujar Sarmuji di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (19/7). Dia menilai pertemuan Prabowo dan Puan Maharani pada Selasa (17/7) merupakan pertemuan politik biasa untuk mencairkan kebekuan. Baik Prabowo maupun Jokowi, tetap sama-sama mencalonkan diri sebagai presiden. Lobi-lobi Prabowo dengan Partai Demokrat juga dilihatnya merupakan suatu trade off.Apabila Prabowo mendekati Demokrat, maka partai yang merapat ke Gerindra seperti PKS akan kecewa dan mungkin saja bisa mengambil keputusan yang lain. "Jadi koalisi penantang ini koalisi yang belum terbentuk secara solid," katanya. Sementara bagi koalisi Jokowi, pengikatnya justru bukan calon wakil presiden (cawapres), tetapi visi yang sudah diimplementasikan oleh Jokowi sendiri. Pihaknya meyakini bahwa visi yang disebut benar sudah terlaksana dengan baik. Dengan demikian, katanya, jabatan cawapres untuk Jokowi bisa dirundingkan dengan baik oleh semua partai koalisi. Walaupun beberapa partai pendukung Jokowi memiliki satu nama tokoh yang disodorkan untuk dipilih menjadi cawapres. "Tapi kami masih yakin Pak Jokowi akan memilih Pak Airlangga Hartarto (Ketua Umum Golkar)," pungkasnya.   Sumber : beritasatu.com
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.