"Semuanya bisa diambil sample sesuai dengan TDP yang diharapkan. Permintaan WADA kepada LADI juga terlaksana dengan baik. Kami yakin melalui supervisi dari JADA kondisi LADI akan kembali membaik lagi," tuturnya.
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal (Sekjen) LADI, Dessy Rosmelita, menyebut jika sampel urin yang telah diterima LADI, pada Sabtu (13/11/2021) siang akan mulai di packing, sehingga Senin (15/11/2021) pagi sudah sampai Jakarta.
"Kita memerlukan kira-kira tujuh hingga 10 hari untuk pengiriman sampel ini dari Jakarta ke Anti-Doping Lab (ADL) di Qatar, tergantung kargonya. Untuk hasilnya akan kita dapatkan sekitar tiga minggu, namun kita minta 20 hari, tapi saya tadi dapat balasan email dari Qatar mereka tidak sanggup, karena banyaknya jumlah sampel yang kita kirimkan," ucap Dessy Rosmelita.