Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Meutya Hafid Putuskan Kembali Nyaleg, Atas Permintaan Langsung Airlangga Hartarto
  Kabar Golkar   14 Agustus 2018
meutya hafid caleg perempuan golkar KabarGolkar - Politikus Golkar Meutya Hafid akhirnya memutuskan untuk kembali maju dalam Pileg 2019. Meutya mengaku diminta langsung oleh Ketum Golkar Airlangga Hartarto. “Iya. Saya dipanggil untuk ketemu Ketua Umum, di masa perbaikan DCS (daftar calon sementara),” ujar Meutya saat dikonfirmasi, Senin (13/8/2018). Meutya mengaku mendapat perintah langsung dari Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Ia diminta untuk membatalkan keputusannya yang tak ingin nyaleg kembali. “Iya (diminta langsung Airlangga), bicara empat mata. Berdiskusi sebentar, lalu diberi penugasan,” sebut Meutya. Anggota Komisi I DPR ini menyatakan Airlangga punya pesan khusus kepada dirinya. Menurut Meutya, Airlangga tak ingin ada kursi bagi caleg perempuan dari Golkar yang tak terisi. “Ketum berpesan tidak boleh ada kursi perempuan berkurang dan harus maju lagi,” jelasnya. Meutya akan kembali maju di daerah pemilihan Sumatera Utara I yang meliputi Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi. Dia pun akan melawan sejumlah incumbent yang kini menjadi anggota DPR. Beberapa anggota DPR RI yang akan kembali nyaleg dari Dapil Sumut I di antaranya adalah Romo M Syafii (Gerindra), Sofyan Tan (PDIP), Prananda Surya Paloh (NasDem), Tifatul Sembiring (PKS), Hasrul Azwar (PPP), Mulfachri Harahap (PAN). Selain itu, di dapil ini juga ada Menkum HAM Yasonna Laoly (PDIP) dan eks Gubernur Sumut Tengku Erry (NasDem). Sebelumnya diberitakan, Meutya memutuskan tak maju kembali sebagai caleg untuk Pileg 2019. Alasannya, saat itu ada sedikit perbedaan pandangan dengan tim penyeleksi caleg di partai. “Bukan mundur, tepatnya saya tidak jadi mendaftar. Ini keputusan bersama saya dan pimpinan Partai Golkar lainnya. Ada perbedaan pandangan sedikit terhadap pengelolaan strategi pemenangan untuk pileg, namun pada intinya kita sepakat untuk bersama membesarkan partai,” ujar Meutya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/7/2018). Wakil Ketua Fraksi Golkar DPR itu pun mendapat tugas khusus untuk Pemilu 2019. Meutya diminta Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus membantu pemenangan Presiden Joko Widodo, capres yang diusung Golkar pada pilpres mendatang. “Sekjen meminta saya agar dapat membantu pemenangan calon presiden yang kita usung, Pak Jokowi, di Sumatera Utara. Dan saya sampaikan saya siap. Jadi ini alih tugas saja antara pencalegan dan concern pada pemenangan capres,” ungkapnya. Sumber
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.