Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
KTT G-20 Libatkan 33.000 Tenaga Kerja, Menko Airlangga: Mau Perekonomian Pulih, Harus Digerakkan dengan Event
  Irman   18 Desember 2021
KTT G-20 Libatkan 33.000 Tenaga Kerja, Menko Airlangga: Mau Perekonomian Pulih, Harus Digerakkan dengan Event

Kabargolkar.com - Pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Group of Twenty (KTT G-20) di Bali, Oktober 2022 mendatang, praktis akan membuka peluang kerja.

Setidaknya 33.000 tenaga kerja akan terlibat untuk menyukseskan event internasional tersebut. Karenanya, KTT G-20 nanti jauh lebih dahsyat dampak ekonominya bagi masyarakat Bali dibanding Annual Meeting IMF dan World Bank di Nusa Dua tahun 2018 lalu.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat berbicara di hadapan civitas akademika Universitas Mahasaraswati Denpasar di Kampus Jalan Kamboja Denpasar, Jumat (17/12) sore. Airlangga yang diundang khusus sebagai narasumber dalam seminar bertajuk ‘Peluang dan Tantangan Ekonomi Indonesia pada Masa New Normal’ itu, membedah peluang mahasiswa dan alumni Universitas Mahasaraswati Denpasar dengan diselenggarakannya KTT G-20 di Bali.

Menurut Airlangga, dalam KTT G-20 akan digelar 150 meeting (pertemuan). KTT G-20 yang menempatkan Indonesia sebagai Presidensi ini juga otomatis akan menciptakan peluang kerja, dengan melibatkan 33.000 tenaga kerja.

"Jadi, dibandingkan dengan pertemuan Bank Dunia 2018 lalu, KTT G-20 lebih besar dampaknya bagi perekonomian masyarakat Bali. Perlu 33.000 tenaga kerja dalam event ini,” jelas Airlangga.

“Ada Rp 2 triliun produk domestik bruto (PDB) yang dihasilkan di sini. Ini belum tentu terulang dalam 20 tahun ke depan, sehingga ayo adik-adik mahasiswa Universitas Mahasaraswati rebut peluang itu," lanjut Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum DPP Golkar ini.

Airlangga pun meminta civitas akademika Universitas Mahasaraswati menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, terutama dalam penguasaan teknologi dan digitalisasi. Pasalnya, hanya itu yang membuat bisa bersaing. Airlangga juga meminta Rektor Universitas Mahasaraswati, Dr Drs I Made Sukamerta MPd, bersiap menghadapi tantangan tersebut.

Dalam seminar tersebut, Airlangga juga mengingatkan Bali harus bersiap menyambut KTT G-20 dengan tetap mempertahankan citra di mata dunia internasional, bahwa kondisi pandemi Covid-19 tertangani dengan baik. Ketaatan akan protokol kesehatan harus dipertahankan.

"Apalagi, dengan munculnya varian baru Omicron, maka diperlukan disiplin soal Prokes," tegas Airlangga, yang kemarin didampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Golkar Dapil Bali I Gede Sumarjaya Linggih, anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali AA Bagus Adhi Mahendra Putra, dan Ketua DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry.

Dalam seminar yang dimoderatori Dr Ir Made Dauh Wijana MM, staf pengajar Universitas Mahasaraswati yang juga Sekretaris DPD I Golkar Bali itu, Airlangga mengatakan event internasional akan mempercepat pemulihan ekonomi. Semakin banyak event, semakin cepat perekonomian Bali pulih.

"Seperti (event otomotif, Red) di Mandalika, Nusa Tenggara Barat itu, ada 250.000 orang yang datang ke sana. Bahkan, event Mandalika sampai menjadi brand internasional," kata putra dari mantan Menteri Perindustrian era Orde Baru, Sutarto Hartartoi ini.

 

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.