Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Terkait Pilpres, Perangkat Desa Harus Segera Tentukan Sikap
  Kabar Golkar   16 Agustus 2018
kabargolkar.com - Setelah diwarnai dengan dinamika politik yang tinggi dan beberapa kejutan, akhirnya muncul dua pasang calon presiden dan calon wakil presiden yang akan berkontestasi dalam Pilpres 2019 yang akan datang, yakni pasangan Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Sekalipun belum memasuki tahapan penetapan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, keduanya diyakini akan melenggang menjadi peserta Pemilu Presiden tahun 2019. Menanggapi perkembangan politik tersebut, Direktur Pelaksana Asosiasi Pemerintah Desa seluruh Indonesia (APDESI), Iwan Sulaiman Soelasno mendesak kepala desa dan perangkat desa diseluruh Indonesia untuk segera bersikap. "Undang - Undang Desa dan semua peraturan dibawahnya adalah produk politik, maka kepala desa dan perangkat desa perlu mencermati komitmen politik kedua capres terhadap keberlanjutan UU Desa", tegas Iwan. Presiden Joko Widodo sebagai petahana, lanjut Iwan, tentu saja mempunyai kelebihan karena dalam masa kepemimpinannya 4 tahun terakhir ini telah membawa perubahan yang amat drastis terhadap pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa melalui berbagai kebijakannya. Iwan mengatakan, Kebijakan dana desa sangat bermanfaat bagi masyarakat desa. Sedangkan bagi pemerintah desa, UU Desa telah mendorong peningkatan yang sangat signifikan terhadap APBDesa sehingga ketersediaan dana untuk pembangunan dan pemberdayaan memadai. Namun demikian, lanjut Iwan, kepala desa tetap harus mengevaluasi kebijakan Jokowi dibidang desa mengingat akhir - akhir ini angka kemiskinan di desa masih tinggi dan tingkat ketimpangan justru meningkat. Hal ini merujuk pada laporan Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai profil kemiskinan Indonesia per Maret 2018. Menanggapi Calon Presiden penantang yaitu Prabowo Subianto, Iwan mengatakan bahwa dikalangan kepala desa dan perangkat desa saat ini masih menganggap Prabowo adalah penggagas dana desa yang menjadi amanat UU Desa. Menurutnya, klaim itu sah - sah saja. Iwan justru menyoroti bagaimana kepala desa segera menggali lebih jauh visi, misi dan strategi Prabowo Subianto dibidang desa seandainya kelak terpilih sebagai Presiden. Berangkat dari pemikiran itu, ujarnya, langkah tepat bagi APDESI adalah membuat kontrak politik dengan capres tersebut. Selain kontrak politik, penting juga bagi kepala desa untuk meneliti lebih jauh parpol - parpol pendukung kedua capres. "Banyak elite - elite parpol yang tidak mendukung UU Desa karena kepentingannya terganggu. Banyak juga kok elite - elite parpol di Jakarta yang tidak berpihak pada desa. Ini harus menjadi pertimbangan kepala desa dan perangkatnya dalam memilih capres", tegas Iwan. #
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.