29 September 2020
Dave Laksono : Apa Yang Dilakukan BIN Bukan Berarti Pemerintah Anti Kritik Dan Mengekang Kebebasan Berdemokrasi
  Administrator
  27 Agustus 2018
  • Share :
[caption id="attachment_10344" align="aligncenter" width="900"] Dave Laksono memberikan keterangan pers, dalam kunjungan ke Cirebon. (Photo/beritaCirebon)[/caption] Kabargolkar.com, Jakarta -BIN menuai kritik setelah dianggap memulangkan paksa Neno Warisman dari Riau saat hendak menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden. Keterlibatan BIN dinilai sebagai bentuk pencideraan demokrasi. Menanggapi hal ini, anggota Komisi I Fraksi Golkar DPR RI Dave Laksono mengatakan apa yang dilakukan oleh BIN bukan berarti pemerintah anti-kritik dan mengekang kebebasan berdemokrasi. Menurutnya, jika hal ini yang terjadi, maka sudah sejak lama tokoh oposisi ditahan oleh aparat. "Enggaklah. Bilamana pemerintah ini anti-kritik, sudah lama tokoh-tokoh oposisi ditahan," ujar Dave dalam pesan singkatnya kepada Kabargolkar.com, Senin (27/8/2018). Dave pun berjanji Komisi I akan segera membahas kasus tersebut dengan BIN. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apa landasan BIN memulangkan Neno Warisman ke Jakarta. "Kita akan bahas ini dengan BIN. Kita akan lihat landasan hukumnya apa, urgensinya sejauh mana. Jangan sampai BIN melampaui otoritasnya," tuturnya. Terkait apakah Kabinda benar-benar terlibat dalam pemulangan Neno Warisman, Dave enggan berkomentar lebih jauh. Yang pasti, perlu dilakukan investigasi apakah benar Neno Warisman hendak melakukan tindakan makar atau tidak. "Itu musti didalami apakah benar Kabinda turun tangan atau hanya tuduhan. Dan bila benar, apakah Neno Warisman itu memang hendak melakukan tindakan makar atau tidak," tutupnya. Sebelumnya, Neno Warisman tertahan di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau sejak Sabtu (25/8). Dia tidak bisa keluar dari bandara karena ada massa yang mengadang kedatangannya. [sumarsono]  
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.