Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Komitmen Golkar Dengan KIB, Begini Kata Lamhot Sinaga
  Nyoman Suardhika   08 Juli 2022
Credit Photo / Jawa Pos

Kabargolkar.com - Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga angkat bicara, terkait pernyataan Deputi Analisa Data dan Informasi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution, yang mengajak partainya untuk membentuk koalisi dengan partai berlambang mercy itu.

Anggota Komisi VII DPR ini menegaskan, bahwa partai politik yang tergabung dalam KIB (Koalisi Indonesia Hebat) yakni Golkar, PAN dan PPP, semakin solid.

"KIB sangat solid, tidak ada sama sekali niatan keluar dari koalisi. Kami saat ini fokus konsolidasi KIB dengan teman-teman PAN dan PPP sampai akar rumput, jika partai Demokrat mau bergabung dengan KIB silakan kami terbuka dengan semua partai," kata Lamhot dalam keterangan persnya, Kamis (7/7/2022).

Lamhot menilai, pernyataan politikus Demokrat itu ibarat mimpi di siang bolong.

Golkar, lanjut Lamhot, tidak tergoda dengan ajakan Partai Demokrat itu.

"Proses pacaran kami dengan KIB sudah dalam tahap intens, bahkan sekarang sudah masif ke daerah sampai akar rumput, biarlah godaan Demokrat jadi angin lalu saja," tutup Lamhot.

Diberitakan sebelumnya, Partai Demokrat tidak akan terjebak pada pilihan liga koalisi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang sudah dibentuk beberapa partai politik (parpol).

Deputi Analisa Data dan Informasi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution menyebut, Demokrat masih memiliki opsi-opsi yang bisa dihadirkan sebagai solusi untuk bangsa.

Syahrial mencontohkan komunikasi politik antara Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, masih terus terawat. 

Meskipun Partai Golkar sudah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama PAN dan PPP.

"Kerjasama Demokrat dengan Golkar cukup bagi kedua partai sebagai jangkar untuk mengantarkan kandidat presiden dan wakil presiden. Namun, lebih dari itu, kerjasama Demokrat-Golkar dapat menjadi solusi terciptanya stabilitas politik, perbaikan iklim demokrasi dan kembali menggenjot roda ekonomi yg saat ini sedang terpuruk," kata Syahrial dalam keterangan yang diterima, Selasa (5/7/2022).

Syahrial pun mengingatkan bahwa sejarah mencatat bagaimana pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama dua periode yang ikut didukung Golkar dan beberapa partai politik lainnya berjalan gemilang.

Menurutnya, kalau itu tidak ada polarisasi politik identitas yang mengakar. Selain itu, penegakan hukum mengedepankan profesionalisme. 

Serta demokrasi berjalan baik, namun kondisi ekonomi dan kesejahteraan rakyat tetap tumbuh dan terjaga. 

"Langkah solutif untuk kebaikan bangsa inilah yang akan ditempuh Ketum AHY dengan platform perubahan dan perbaikan. Menjadi jangkar dan membuka ruang terhadap segala hal yang terbaik untuk bangsa," ujarnya.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.