ilustrasi (Foto: yourgenome.org)[/caption]
kabargolkar.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo menanggapi keresahan masyarakat pada Selasa (19/9/2018) terkait merebaknya virus dan penyakit malaria di posko penampungan korban gempa Lombok. Tercatat sudah ada 137 pengungsi yang dinyatakan positif terinfeksi malaria.
Politisi Partai Golkar ini mendorong Komisi IX DPR meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera merawat warga penampungan yang terjangkit penyakit malaria dan menyiapkan stok obat malaria.
Bamsoet kemudian menambahkan, bahwa perlu melakukan tindakan pencegahan dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai gaya hidup bersih dan sehat, mengambil sampel darah untuk mencegah meluasnya virus malaria, dan mendistribusikan kelambu nyamuk bagi para pengungsi.
"Pemerintah Daerah serta Kemenkes melakukan pemetaan lokasi dan fogging atau pengasapan nyamuk, terutama di sejumlah titik yang sudah terjangkit penyakit malaria," demikian jelas Bamsoet. Dirinys mendorong Komisi II DPR dan Komisi IX DPR meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerjasama dengan Pemda dan Kemenkes.
Legislator Golkar ini juga mendorong Komisi II DPR dan Komisi VIII DPR meminta Kemendagri melalui Pemda dan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyalurkan dana yang dibutuhkan untuk mengobati dan mencegah penyebaran penyakit malaria.
Selain itu, Bamsoet juga mengimbau masyarakat setempat untuk turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah munculnya penyakit dan sarang nyamuk. (tim liputan)