kabargolkar.com - Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung usulan epidemiolog yang meminta pemerintah untuk mulai mempertimbangkan vaksinasi Covid-19 dosis keempat.
Usulan itu mencuat lantaran virus Corona terus bermutasi dengan cepat. Menurut Bamsoet, pemerintah khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes), perlu mempertimbangkan usulan vaksinasi Covid-19 dosis keempat dengan memperhatikan tingkat kematian atau fatality pada masyarakat akibat mutasi virus Corona yang semakin berbahaya dan cepat menular.
"Meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan/Kemenkes, menjadikan saran epidemiolog tersebut pertimbangan dalam menentukan kebijakan terkait vaksinasi Covid-19," kata Bamsoet melalui pesan singkatnya, Sabtu (23/7/2022).
"Utamanya, mengingat beberapa kelompok masyarakat perlu mendapatkan perlindungan ekstra dari dampak negatif apabila terkena Covid-19, yakni kelompok lanjut usia atau lansia, orang dengan komorbid atau penyakit bawaan, dan petugas pelayanan publik," imbuhnya.
Politikus Golkar tersebut juga meminta Kemenkes untuk terus memantau perkembangan efikasi vaksin Covid sampai dosis ketiga terhadap perkembangan virus Corona saat ini.
Bamsoet khawatir efikasi ketiga dosis vaksin terancam mulai mengalami penurunan dalam memberikan proteksi. Bamsoet juga berharap Kemenkes mengkaji dan mengevaluasi program vaksinasi Covid-19 yang selama ini telah berjalan, guna ditentukan urgensi dilakukannya vaksinasi Covid-19 dosis keempat.
Selain itu, ia juga meminta agar vaksinasi dosis ketiga terus digencarkan.
"Meminta pemerintah, dalam hal ini Kemenkes, menggencarkan terlebih dahulu program vaksinasi Covid-19 dosis ketiga yang masih jauh dari target, dan mengajak masyarakat untuk lebih aware terhadap bahaya Covid-19 yang belakangan ini mengalami peningkatan kasus dan perkembangan mutasi virus," pungkasnya.