Menko Airlangga menerangkan semua forum tersebut sangat penting dan menentukan kemajuan kerja sama antar negara, agar dalam pertemuan ini lebih fokus mencari solusi untuk mengatasi berbagai dinamika permasalahan dunia.
Jepang pun menyatakan dukungannya untuk keberhasilan Presidensi G20 Indonesia 2022 dan keketuaan Indonesia di ASEAN 2023. Pertemuan keduanya berlanjut dengan diskusi terkait kebutuhan investasi di sejumlah sektor.
”Indonesia membutuhkan investasi untuk proyek-proyek strategis, salah satunya untuk mencapai ketahanan pangan pokok. Indonesia juga ingin mencapai ketahanan energi melalui sejumlah proyek strategis, salah satunya terkait investasi di Masela yang proyeknya sedang tertunda,” terang Airlangga.
Terkait dengan langkah lanjutan partisipasi di IPEF, Jepang dan Indonesia sepakat untuk saling mendukung dalam penerapan pilar-pilar IPEF.
Kedua pihak juga sepakat bahwa tahun 2023 merupakan momentum yang terbaik, karena posisi Indonesia yang memegang Keketuaan ASEAN dan Jepang yang memegang G7, dan sekaligus dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan Indonesia dengan Jepang. (tangerang.news.com)