Jakarta - Hasil dari Survei Centre for Strategic and
International Studies (CSIS) menunjukkan Golkar menjadi partai yang paling populer bagi kalangan muda. Nurul Arifin selalu Waketum Golkar menyebut meski jadi partai tertua di Indonesia, ternyata Golkar masih nyambung dengan anak muda.
Tentunya dengan hasil survei ini menjadi keterbanggaan tersendiri bagi Partai Golkar pasalnya, Partai Golkar masih mampu untuk menyesuaikan diri kesemua kalangan, termasuk anak muda. Menjadi partai tertua, tentunya Golkar memiliki segudang pengalaman dalam menghadapi masalah politik, yang terbukti masih eksis sampai sekarang.
"Saya pribadi mengapresiasi hasil survei ini. Ternyata Golkar sebagai partai tertua di Tanah Air, hingga kini masih relate dengan anak muda atau pemilih muda. Ini sekaligus membuktikan bahwa apa yang selama ini diperjuangkan Golkar juga diterima oleh para pemilih muda," kata Nurul dalam keterangannya, Senin (26/9/2022)
Tahun 2020 di Pilkada, Partai Golkar menjadi partai yang menyumbang kader muda terbanyak. 60 kader yang didorong oleh Golkar untuk maju Pilkada 2020 lalu.
"Bahkan, 25 di antaranya berhasil lolos atau menang di Pilkada, baik menjadi kepala daerah maupun wakil kepala daerah," ujar Nurul.
Di jajaran anggota DPR, dari 10 anggota termuda, Golkar juga menempatkan tiga anak muda seperti Puteri Komarudin, Dyah Roro Esti, dan Adrian Jopie Paruntu yang saat terpilih masih berusia di bawah 27 tahun.
"Ketua DPD provinsi, ketua-ketua di fraksi Golkar banyak diberikan kesempatan kepada anak-anak muda, seperti Meutya Hafid, Ace Hasan, Melki Laka Lena, Sarmudji, Adies Kadir, Maman, Doli, dan lain-lain," ucap Nurul.
Hasil Survei CSIS
Hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan Golkar menjadi partai yang paling populer sebanyak 94% bagi pemilih muda. Sementara, PKB masih memiliki pekerjaan rumah (PR) untuk melakukan pengenalan kepada pemilih muda.
"Relatif pengenalan terhadap partai kita sudah cukup tinggi dengan jarak antar 4 partai berjaraknya tipis-tipis aja nih. Golkar, PDIP, Gerindra, kemudian Demokrat tipis-tipis tapi sudah lewat di atas angka 90 persen. Baru kemudian NasDem, Perindo," kata Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes, dalam tayangan di YouTube CSIS, Senin (26/9/2022).
Sementara itu, survei CSIS ini dilakukan pada rentang waktu 8-13 Agustus 2022 terhadap responden yang berusia 17-39 tahun yang diasumsikan sebagai pemilih muda. Penarikan sampel menggunakan multistage random sampling terhadap 1.200 responden di 34 provinsi. Margin of error sebanyak +/-2,84% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Survei ini menyajikan pertanyaan 'Apakah Anda mengenal (pernah dengar/melihat/mengetahui) nama-nama partai di bawah ini/ Dan bila mengenal, apakah Anda suka dengan partai politik tersebut?'