Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Ketua MPR Dorong Produk Kosmetik dan Farmasi Indonesia Go Internasional
  Bambang Soetiono   14 Oktober 2022

kabargolkar.com - Ketua MPR RI sekaligus Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia dan
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Owner PT Ratansha Purnama Abadi Iwa Wahyudin dan Heni Purnamasari, meresmikan pabrik PT Ratansha Purnama Abadi di Kabupaten Sumedang. Terdiri dari dua gedung, gedung A sebagai produksi dan laboratorium, serta gedung B sebagai pengemasan dan pergudangan. Bergerak di bidang industri kosmetik dan obat topikal, dengan kapasitas produksi kosmetik mencapai 16 ton per hari, dan obat topikal mencapai 3,5 ton per hari.

"Sebagai investor, pengusaha, sekaligus warga Sumedang, Iwa Wahyudin dan Heni Purnamasari telah memberikan andil yang besar bagi perekonomian Sumedang dan juga perekonomian nasional. Memiliki lahan hingga 4 hektar, sebanyak 1,2 hektar diantaranya sudah dimanfaatkan untuk pabrik. Sisanya akan dikembangkan menjadi kawasan industri kosmetik terpadu, untuk memproduksi kebutuhan farmasi, pangan olahan, obat tradisional, hingga suplemen kesehatan, dan berbagai kebutuhan perbekalan kesehatan rumah tangga lainnya. Sehingga mampu menyerap 3.000 hingga 3.500 tenaga kerja dari Sumedang dan sekitarnya," ujar Bamsoet usai meresmikan pabrik PT Ratansha Purnama Abadi, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (13/10/22).

Turut hadir antara lain, Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan, selebritis Rezki Aditya, Konsultan Farmasi Brigjen Pol (purn) Mufti Djusnir, Sekjen Asosiasi Penjual Langsung Indonesia (APLI) Ina Rachman, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Dadang Sulaeman, Camat Pamulihan Ai Sofiah, dan Kepala Desa Haurgombong Dadang.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, di tengah perasaan was-was terhadap proyeksi pelambatan pertumbuhan ekonomi global dan nasional, kehadiran PT. Ratansha Purnama Abadi menjadi angin segar, terutama dalam konteks penyerapan tenaga kerja, serta membangun optimisme dan geliat pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Sekaligus menambah pesat pertumbuhan industri komestik di tanah air. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan sektor kosmetika yang mencakup industri farmasi, kimia, dan obat tradisional sudah mencapai 9,61 persen pada tahun 2021.

"Data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat pada kurun waktu tahun 2021 hingga Juli 2022, jumlah perusahaan kosmetik meningkat dari 819 menjadi 913 perusahaan. Secara global, perkembangan industri kecantikan dan farmasi Indonesia menempati peringkat ke-9 di dunia. Kementerian Perdagangan melaporkan bahwa ekspor produk kosmetik tumbuh 18 persen dibandingkan tahun lalu. Lebih dari 50 persen pasar ekspor produk kosmetik Indonesia terdistribusi ke negara negara Asia, seperti Thailand, Singapura, Uni Emirat Arab, Jepang, India dan Cina," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum SOKSI ini menerangkan, seiring pertumbuhan industri kosmetik yang berkembang pesat, paradigma konsumen terhadap produk kosmetik juga mengalami pergeseran. Pertama, adanya kecenderungan konsumen untuk lebih menyukai produk kecantikan yang memberikan efek glowing dibandingkan efek-efek lain seperti whitening, dan anti-aging. Riset Inventure-Alvara pada Januari 2022 mencatat preferensi pada produk kosmetik jenis ini mencapai 39,6 persen

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.