"Ketiga, pemanfaatan teknologi informasi sebagai media pemasaran. Strategi yang digunakan cenderung menonjolkan review atau ulasan produk melalui media sosial seperti Youtube atau blog. Metode ini dinilai cukup mewakili kepentingan konsumen untuk mengetahui informasi seputar produk yang ditawarkan, tanpa harus mendatangi dan mencoba produk secara langsung," jelas Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menerangkan, meskipun pertumbuhan industri kosmetik di tanah air cukup menjanjikan, namun tidak semua memiliki kemampuan menghadirkan produk berkualitas dan terjamin aman. Karena itu, kehadiran PT. Ratansha yang telah menghasilkan produk-produk kosmetik dengan memenuhi standar CPKB (Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik) didukung keterlibatan langsung owner dalam meracik formula produk dan melalui proses produksi yang steril dan higienis, PT. Ratansha harus bisa menawarkan produk yang tidak saja berkualitas melainkan juga aman digunakan.
"Saya yakin dengan segala kapasitas yang dimiliki, PT. Ratansha Purnama Abadi akan mampu menjawab ketiga paradigma konsumen tersebut, dengan menghadirkan produk-produk kosmetik yang berkualitas, aman, dan berdaya saing," pungkas Bamsoet.