Kabargolkar.com - Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat (Jabar), Ace
Hasan Syadzily mengatakan partainya membuka lebar bagi siapa pun yang ingin bergabung. Termasuk Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Diketahui, eks Wali Kota Bandung ini telah diisukan bakal bergabung dengan partai Golkar. Terlebih, dirinya sudah memastikan bakal masuk partai sebelum akhir bulan Desember 2022.
“Pastinya bagi kami, kalau Pak Emil mau bergabung dengan Partai Golkar, kami sangat terbuka menerima beliau sebagai kader Partai Golkar,” ucap Ace Hasan saat HUT Golkar ke 58, di Kota Bandung, Minggu (16/10) kemarin.
Ace mengaku, sampai saat ini belum ada pembicaraan lebih lanjut dengan pria yang akrab disapa Kang Emil itu. Meski begitu, dirinya menilai bagi partainya tentu sebagai gubernur Emil merupakan tokoh politik yang telah teruji.
“Kami sangat terbuka menerima beliau sebagai kader Partai Golkar. Karena bagi kami beliau sebagai gubernur tentu telah teruji. Tentu soal kesiapannya dikembalikan kepada Pak Emil sendiri,” ucap Ace Hasan.
Saat disinggung mengenai kesiapan Pilpres di Jabar, dia menyatakan terus mensosialiasikan dan mendorong Ketua Umum partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi calon presiden Indonesia.
Ace menjelaskan, Airlangga Hartarto merupakan keturunan Jawa Barat. Selain itu, cucu dari Pahlawan Nasional R. Soekardi, pelapor gerakan Bojong Kokosan Sukabumi. Sehingga menjadi kewajibannya untuk mensosialisasikannya.
“Kami di Jawa Barat terus menyosialisasikan, memenangkan beliau dan waktu masih sangat terbuka bagi kami untuk terus mendorong Pak Airlangga Hartarto menjadi presiden RI,” jelasnya.
Terkait dengan dekralasi Airlangga Hartarto menjadi capres 2024, dia menuturkan akan dilakukan pada saatnya. Pasalnya, saat ini partainya masih menyusun strategi.
“Nanti waktunya, masih menyusun strategi yang tepat termasuk memaparkan visi dan misi Koalisi Indonesia Bersatu yang terdiri atas Partai Golkar, PAN dan PPP. Pada saatnya menjelang pendaftaran mungkin kami baru akan menetapkan calonnya,” tuturnya.
Terpisah, Sekretaris Gerakan Nasional Indonesia Juara (GNIJ), Suhara Iskandar pada saat Rapat Pimpinan pada Senin (26/9) menyebutkan, Ridwan Kamil bakal menentukan pilihan partai pada Desember 2022.
“Kami kalau mendengar dari pembicaraan terakhir itu di kisaran bulan Desember,” kata Sekjen GNIJ Suhara Iskandar.
Suhara pun mengatakan, sejumlah partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Gerindra yang diketuai oleh Prabowo Subianto sudah memperhitungkan sosok Ridwan Kamil untuk maju sebagai Calon Presiden.
Menurut dia, partai apapun yang akan dipilih oleh Ridwan Kamil, para relawan tetap akan mendorongnya untuk maju sebagai presiden.
Sementara itu, didasarkan atas hasil survei, perolehan suara yang diperoleh Ridwan Kamil menunjukkan hasil yang stagnan berada di posisi keempat dibandingkan dengan calon lain yang digadang akan maju.
Suhara menilai perolehan suara itu baik. Sebab Ridwan Kamil belum masuk partai dan melakukan giat kampanye apapun di Indonesia.
“Kami sebagai relawan menginginkan harus di nomor 1, harus di nomor 1 dan tidak ingin Pak Ridwan Kamil di nomor 2,” ucap dia.
Suhara menuturkan, GNIJ terus berkomitmen untuk memuluskan langkah Ridwan Kamil untuk maju di Pilpres 2024.
Terlebih para relawan dari 34 provinsi yang sebelumnya telah dideklarasikan