Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Ketua DPD Golkar Provinsi Maluku, Said Assagaff Yakin Rebut Kembali Kemenangan di Pileg 2019
  Kabar Golkar   03 Oktober 2018
[caption id="attachment_12697" align="aligncenter" width="622"] Ketua DPD Golkar Provinsi Maluku, Said Assagaff saat pembukaan pembekalan dan pelepasan caleg DPRD Provinsi yang dihadiri 30 dari 45 caleg dari 7 dapil di Pasific Hotel[/caption] kabargolkar - Partai Golongan Karya (Golkar) bertekad untuk merebut kembali kemenangan dari PDI Perjuangan di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Tekad ini sejalan dengan kerja-kerja politik yang terus dimantapkan semua kader di 11 Kabupaten/Kota pasca Pilkada Maluku dan terbentuknya badan pemenangan pemilu (Bappilu) provinsi, yang ditindaklanjuti dengan pembekalan calon anggota legislatif DPRD Provinsi Maluku sekaligus pelepasan untuk masuki medan pertarungan. Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Golkar Provinsi Maluku, Said Assagaff saat pembukaan pembekalan dan pelepasan caleg DPRD Provinsi yang dihadiri 30 dari 45 caleg dari 7 dapil di Pasific Hotel, Selasa (2/10/18). “Target khusus di Maluku untuk Pileg, rebut kembali kemenangan dari PDIP. Maka startingnya adalah pembekalan dan pelepasan caleg ini. Yang tentu bisa menjadi pemacu semangat untuk memenangkan Golkar di Maluku. Tadi saya katakan, mari kita mencintai apa yang kita pilih sekarang. Kalau sudah pilih Golkar, maka cintailah Golkar. Rebut kembali hati rakyat, bukan dengan janji tapi niat bekerja dan program strategis. Karena suara rakyat, suara Golkar,” tegas Assagaff. Untuk tekad itu dan meraih kemenangan secara elegan, Assagaff pun meminta, kader dan caleg Golkar untuk hindari kampanye-kampanye hitam, hoax dan politisasi SARA. Pasalnya, Golkar sudah punya ikrar dan komitmen untuk menjaga Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. Dan itu harus tetap terjaga sampai akhir khayat sebagai kecintaan partai dan kadernya bagi bangsa. Sehingga diharapkan Assagaff, semua caleg tanpa henti berjuang terus, sehingga kursi yang didapat saat ini di DPR-RI maupun DPRD Provinsi bisa dipertahankan bahkan bertambah sehingga kepentingan rakyat bisa diperjuangkan. Tanpa saling menyikut satu dengan lainnya, tapi harus bekerjasama dan solid serta saling mendukung. “Kita punya kader-kader di Bupati dan Walikota. Maka jangan hanya satu, kita harus merebut minimal dua di kantong suara Golkar apalagi yang kepala daerah dari Golkar. Dengan demikian, kalau dua kursi didapat di tiga Kabupaten/Kota seperti Kota Ambon, Buru, SBT maka sudah dapat 6 kursi. Saya yakin minimal kita akan dapat 7 atau 8 kursi lah di DPRD Provinsi dan 1 kursi DPR RI tetap bertahan” yakin Assagaff. Sementara itu, Ketua Bappilu DPD Golkar Maluku, Haerudin Tuarita menambahkan, dari 110 kursi DPR-RI yang ditargetkan DPP Golkar di Pileg 2019, Maluku harus tetap pertahankan 1 kursi. Sedangkan DPRD provinsi, target Bappilu meraih 8 kursi, guna merebut kembali kemenangan dari PDIP dan jadi pimpinan DPRD. “Dari seluruh dapil, harus ada wakil Golkar. Tahun 2014, kita kehilangan kursi di SBT. Harapannya, bisa merebutnya lagi sehingga akumulasi 7 kursi. Tentu ada dua dapil jadi target tambahan dua kursi yakni Kota Ambon dan Malteng. Konfigurasi caleg di dua dapil ini membuat kami optimis,” tutupnya.{sumber}
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.