Kabargolkar.com - Presidensi G20 Indonesia mencapai puncaknya pada pertengahan November 2022. Ketua
Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Masyarakat Pertambambangan Indonesia (MPI) Amin Ngabalin optimis pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Presidensi Indonesia akan menghasilkan output yang mendorong dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia maupun dunia di tahun 2022-2023.
Hal ini disampaikan Amin Ngabalin lewat siaran persnya yang kami terima, selasa (15/11/22) malam.
Lebih jauh Amin Ngabalin yang juga Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar ini mengingat peranan serta leadership Indonesia untuk terus membangun kerja sama dan suasana di dalam Presidensi G20 kali ini sangat dihargai. Tidak hanya oleh negara anggota G20, tapi juga seluruh dunia.
''G20 atau Group of Twenty adalah sebuah forum utama kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara negara dengan perekonomian besar di dunia yang terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga yaitu Uni Eropa. Kesempatan menjadi tuan rumah sebuah event global yang dilaksanakan di negara yang cinta perdamaian dan fokus serius pada gagasan investasi, ekonomi dan politik perdamaian dunia di tahun 2022. Hal ini telah menjadikan energi baru kepada dunia dalam melahirkan hubungan yang lebih harmonis antara negara, sekalipun saat ini suasan kebatinan politik sedang pada situasi menegangkan pasca pandemi Covid 19, dunia sedang merecovery suasana sosial dengan semangat kemandirian masing-masing negara,'' Ungkap Amin Ngabalin.
Amin Ngabalin melanjutkan, hal ini mengingat peranan serta leadership Indonesia untuk terus membangun kerja sama dan suasana di dalam Presidensi G20 kali ini sangat dihargai. Tidak hanya oleh negara anggota G20, tapi juga seluruh dunia.
''KTT G20 berlangsung di pulau Bali, event yang satu ini bakal dihadiri oleh 19 negara serta satu kawasan ekonomi, yaitu Uni Eropa. 19 negara ini sendiri terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, dan Turki. Dengan mengusung tema "Recover Together, Recover Stronger", pada KTT G20 ini Indonesia mengajak seluruh dunia untuk bekerja sama memulihkan diri dari pandemi serta membangun dunia secara berkelanjutan. Hal ini perlua kita bangga memiliki sosok pemimpin yang terus berinovasi politik, dan terus melahirkan skema baru dalam menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin berkembang dan tumbuh sebagai paru-paru ekonomi dunia. Sebagai anak bangsa Indonesia saya bangga dan menemukan semangat baru atas terselenggaranya KTT G20 yang dilaksanakan di negara kita tercinta,'' imbuh Amin Ngabalin dengan semangat.
Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPN MPI, M. Tayeb Demara optimis pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Presidensi Indonesia akan menghasilkan output yang mendorong dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia maupun dunia di tahun 2022-2023.
''Topik yang menjadi fokus di G20 kali ini adalah pertemuan Financial Track dan Sherpa Track