5. Meutya Hafid

Sebelum terjun kedunia politik Meutya Hafid mengawali karirnya dengan menjadi reporter di Mentro TV. Dalam menjalani tugas jurnalistik, ia banyak mengalami perlakuan yang mengerikan. Pada tahun 2005, ia diutus oleh atasannya untuk meliput pemilu di Irak bersama dengan satu juru kamera Budiyanto. Ia sempat diculik dan disandera oleh sekelompok tentara Mujahidin bersenjata di Irak dan ditahan selama 3 hari dalam keadaan selamat.
Pada tahun 2007, ia membuat buku yang ia tulis sendiri yaitu 168 Jam dalam Sandera; Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak. Ia terjun ke dunia politik dengan bergabung di Partai Golkar, jatuh bangun ia alami bersasma Partai Golkar hingga pada tahun 2010, ia justru dilantik menjadi anggota DPR antar waktu dari Partai Golkar menduduki Komisi XI (bidang Keuangan dan Perbankan). Saat ini ia menduduki jabatan sebagai Ketua Komisi I DPR RI.