Kabargolkar.com – Memiliki paras yang tampan, berwawasan, muda, dan merakyat, mungkin itulah yang menggambarkan sosok Andika Hazrumy. Pria berkelahiran Bandung, 16 Desember 1985 ini merupakan anak pertama dari Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah.
Memiliki karir politik yang cemerlang, namun siapa sangka Andika Hazrumy semasa muda memiiki cita-cita menjadi seorang polisi. Memiliki latar belakang keluarga berpolitik tentu menginpirasi Andika Hazrumy untuk mengikuti jejak orang tuanya. Andika Hazrumy mengawali karir politiknya di tahun 2009 sebagai anggota DPD RI yang saat itu ia masih berusia 24 tahun.
Saat menduduki jabatan sebagai DPD RI ia bertugas di Komite IV DPD RI yang membidangi keuangan sektor publik. Ia pun dipercaya menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Panitia Akuntanbilitas Publik DPD RI yang merupakan alat kelengkapan DPD RI di bidang hukum dan pelayanan publik. Di tahun 2014, ia terpilih sebagai anggota DPR RI pada Pemilihan Umum Legislatif untuk mewakili Dapil Banten 1 yang melingkupi wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.
Selama menjabat sebagai anggota DPR RI, Andika Hazrumy bertugas di Komisi III yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan. Namun, tepat pada tanggal 24 Oktober 2016, ia secara resmi menggundurkan diri sebagai anggota DPR RI untuk maju sebagai Wakil Gubernur pada Pemilu Kepala Daerah tingkat Provinsi Banten di tahun 2017.
Perjalanan karir politiknya begitu mulus, hingga ia berhasil terpilih sebagai Wakil Gubernur Banten periode 2017-2022 berpasangan dengan Wahidin Halim. Selama masa jabatannya, Andika Hazrumy fokus untuk mewujudkan masyarakat Banten yang maju, mandiri, berdaya saing, sejahtera, dan berakhlakul karimah menjadi tugas utama. Janji politik yang Andika gaungkan untuk masyarakat Banten menjadi perhatiannya, khususnya implementasi program pendidikan, kesehatan gratis, peningkatan kualitas infrastruktur, tata kelola pemerintahan, penerapan teknologi dalam pelayanan publik, penganggaran, dan pelaksanaan pembangunan Pemerintah Provinsi Banten.
Andika Hazrumy mampu membuktikan bahwa anak muda mampu dan bisa untuk terjun ke politik dan mengabikan diri untuk masyarakat.