Golkar Optimis Raih Dua Kursi DPRD Dapil Minahasa-Tomohon
Kabar Golkar 02 November 2018
caleg menunjukkan performance dalam menarik perhatian pemilih.
"Ini terkait juga dengan strategi yang digunakan tiap caleg. Di samping itu juga, harus diperhatikan tipe pemilih di dapil, dalam hal ini Minahasa-Tomohon," katanya.
Karena, menurut Sampe, pemilih di dapil Minahasa-Tomohon, sama juga dengan mayoritas pemilih Indonesia. Umumnya masih pemilih tradisional. Dimana pemilih tradisional ini menentukan pilihan mereka berdasarkan kedekatan budaya, sosial, asal-usul, dan suku.
"Pemilih ini lebih mempertimbangkan platform parpol apakah sama dengan latarbelakang mereka," terang akademisi Pasca Sarjana Unsrat ini.
Selain itu, lanjutnya, pemilih tradisional juga lebih senang menjatuhkan pilihan pada figur yang populer. Berbeda dengan pemilih rasional yang selalu menentukan pilihan mereka berdasarkan track record dan program kerja caleg dan parpol.
"Pemilih rasional ini juga ada di dapil Tomohon-Minahasa. Meskipun tidak sebanyak pemilih tradisional,” katanya.
Dengan peta pemilih ini, dia menjelaskan, dapat dilihat bahwa caleg populer serta memiliki kedekatan sosial dan budaya dengan masyarakat setempat akan mempunyai peluang memperoleh banyak suara.
Dia pun memprediksi PDI-P masih akan mendominasi pileg di dapil tersebut. “Kemudian diikuti oleh Golkar, Gerindra dan Nasdem,” pungkasnya.[Manadopost]
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.