Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Petaka Kematian Mallaby, Masih Jadi Misteri Hingga Kini
  Kabar Golkar   09 November 2018
30 Oktober 1945 pukul 20.30 WIB. Kematian Mallaby menyebabkan kemarahan Inggris. Mayor Jenderal EC Mansergh, pengganti Mallaby, mengeluarkan ultimatum pada 9 November 1945 kepada para pejuang di Surabaya untuk menyerahkan senjata tanpa syarat. Pada 10 November 1945, pecahlah Pertempuran 10 November karena pihak Indonesia tidak menghiraukan ultimatum ini. Perdebatan di parlemen Inggris Tom Driberg, anggota Parlemen Inggris dari Partai Buruh Inggris dalam perdebatan di Parlemen Inggris (House of Commons) pada 20 Februari 1946 membahas kematian Brigjen Mallaby. Tom meragukan tuduhan dan dugaan Inggris bahwa baku tembak ini dimulai oleh pasukan pihak Indonesia. Tom menolak anggapan bahwa Mallaby dibunuh secara licik. Insiden tersebut, menurut Tom Driberg, adalah akibat dari kesalahpahaman 20 anggota pasukan India pimpinan Mallaby yang memulai baku tembak dengan pasukan pihak Indonesia.Pasukan tersebut tidak mengetahui bahwa gencatan senjata sedang berlaku akibat terputusnya kontak dan telekomunikasi. Menurut Tom Driberg dalam debatnya di Parlemen Inggris: "Setelah memerintahkan penghentian baku tembak oleh pasukan India tersebut, dalam satu titik dalam diskusi gencatan senjata, Mallaby kembali memerintahkan untuk memulai tembakan kembali." "Hal ini berarti gencatan senjata telah pecah karena perintah Mallaby dan Mallaby tewas dalam aksi pertempuran, bukan dibunuh secara licik," lanjut Driberg. Keberhasilan menewaskan seorang jenderal yang memiliki jam terbang tinggi dan pengalaman memimpin pasukan berperang adalah sesuatu hal membanggakan bagi Indonesia,. Terbunuhnya Mallaby menimbulkan pertanyaan, tentang siapa atau apa dan bagaimana yang berhasil menewaskan Mallaby dan lantas meledakkan mobilnya.   selanjutnya: Misteri kematian Mallaby   Misteri kematian Mallaby Hingga detik ini siapa yang menewaskan Mallaby tetap menjadi misteri. Tidak ada yang tahu atau saksi mata yang melihat siapa yang membunuh jenderal Inggris tersebut. Dalam ceritanya yang dituangkan dalam sebuah buku, Roeslan Abdulgani juga menuturkan, pertempuran di depan Gedung Internatio, Surabaya dipicu oleh tentara Inggris yang terkurung di dalam gedung melakukan tembakan membabi buta ke arah para pejuang. "Namun siapa yang membunuh, belum pernah ada saksi mata," ujar Roeslan. Versi lain menyebutkan Mallaby terbunuh oleh tentara Inggris yang salah sasaran. Des Alwi dalam buku bertajuk Pertempuran Surabaya, November 1945 menyebutkan kemungkinan Mallaby mati akibat tembakan salah sasaran (friendly fire) dari tentara Inggris. Hal ini menurut Des Alwi, berdasarkan kesaksian dari Muhamad, tokoh pemuda yang ikut masuk ke Gedung Internatio untuk mendinginkan suasana. Di dalam gedung tersebut, Muhamad melihat sendiri tentara Inggris telah menyiapkan mortir yang diarahkan ke kerumunan massa yang mengelilingi mobil Mallaby. Dia juga mendengar sendiri hubungan telepon antara Kapten Shaw dan komandannya di Westerbeuitenweg di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Rencananya, jika kerumunan rakyat dihujani dengan mortir, maka mereka akan kocar-kacir. Kesempatan tersebut kemudian akan digunakan tentara Inggris yang terkepung di Gedung Internatio untuk meloloskan diri. "Karena pintu kamar tetap dibiarkan terbuka, maka saya bisa menduga, bahwa mortir di depan jendela tersebut akan ditujukan kepada sederetan mobil yang sedang berhenti di dekat Jembatan Merah. Mungkin dengan perhitungan, bila peluru yang ditembakkan mengenai sasaran, rakyat akan menjadi panik sehingga memberi kesempatan kepada Brigadir Jenderal Mallaby lari melepaskan diri. Ternyata, dugaan saya tidak keliru. Sebab mobil Residen Soedirman terbakar habis, tepat kena tembakan mortir," tulis Des Alwi mengutip Muhamad. [caption id="attachment_14804" align="aligncenter" width="539"] Tentara Inggris sedang memeriksa rongsokan mobil yang dikendarai Mallaby (net)[/caption] "Tetapi yang terjadi kemudian
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.