“Itu artinya, sebagai pemimpin, Gibran mampu menjaga budaya yang ada tapi tetap melakukan pembangunan. Dapat diasumsikan, karakternya adalah sosok yang memahami kebhinekaan Indonesia. Dan jika menjadi pendamping pemimpin negeri ini, tentunya akan menjadi panutan yang baik bagi generasi muda lainnya,” tutur Hariara Tambunan yang juga Bacaleg DPR RI Dapil DKI II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Luar Negeri) ini.
Sosok seperti ini, tentunya selaras dengan visi Partai golkar yang menjaga kebhinekaan di tengah derasnya arus globalisasi.
“Pembangunan ekonomi harus dilakukan tapi tentunya tetap menjaga akar budaya Indonesia yang ada dan menjaga agar lingkungan tetap lestari. Dengan gagasan, ide dan inovasi dirinya, sebagai generasi muda, diharapkan tujuan ini dapat tercapai,” pungkasnya.