Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Beri Kuliah Umum FHISIP Universitas Terbuka, Ketua MPR Dorong Pengembangan Leader-preneurship
  Bambang Soetiono   23 November 2023
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Photo: Dok. MPR)

kabargolkar.com - Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan
Dosen Pascasarjana Universitas Borobudur, Universitas Terbuka (UT) dan Universitas Pertahanan RI (UNHAN) Bambang Soesatyo mengingatkan dunia saat ini tengah bergejolak, tidak pasti, kompleks, dan ambigu. Hal tersebut mewujud pada gejolak VUCA yang merupakan akronim dari volatility atau ketidak-tetapan, uncertainty atau ketidakpastian, complexity atau kerumitan, dan ambiguity atau keraguan/ketidak-jelasan. Era VUCA digambarkan dalam bentuk perubahan yang begitu cepat, serta dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit diprediksi dan dikontrol.

"Leader-preneurship menjadi kunci dalam menciptakan perubahan dan inovasi di era VUCA, karena menggabungkan dua elemen penting yakni keterampilan kepemimpinan dan semangat kewirausahaan. Leader-preneurship memadukan kualitas kepemimpinan seperti pengambilan keputusan, visi, dan pengaruh dengan sifat kewirausahaan seperti inovasi, keberanian mengambil risiko, dan adaptabilitas," ujar Bamsoet dalam Kuliah Umum FHISIP Universitas Terbuka, di MPR RI, Rabu (22/11/23).

Turut hadir antara lain, Rektor Universitas Terbuka Prof. Ojat Darojat, Walikota Madiun Maidi, Guru Besar Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Terbuka Prof. Dr. Effendy Wahyono, serta YouTuber, selebritis, dan enterpreneur Atta Halilintar.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, Indonesia telah memiliki banyak leader-preneur muda yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan nasional melalui inovasi, kewirausahaan, dan kepemimpinan. Misalnya, Atta Halilintar, yang menjadi YouTuber, kreator konten, selebritis, dan sekaligus pengusaha muda yang sangat sukses.

Ada juga Diajeng Lestari yang mendirikan Hijup, platform e-commerce yang fokus pada fashion muslim. Hijup tidak hanya membantu desainer dan produsen lokal menjangkau pasar yang lebih luas tetapi juga mempromosikan fashion Indonesia di panggung dunia.

"Kita juga memiliki Nadiem Makarim. Sebelum menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, beliau mendirikan Gojek, sebuah perusahaan teknologi yang bertransformasi dari layanan ojek berbasis panggilan menjadi salah satu aplikasi super terkemuka di Asia Tenggara. Inisiatif ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja bagi ribuan pengendara tetapi juga memajukan ekonomi digital di Indonesia," jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Alumni Doktor Ilmu Hukum UNPAD dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, dalam menghadapi era VUCA, selain ditopang oleh generasi muda, Indonesia juga ditopang oleh berbagai kekuatan lainnya. Antara lain, Lowy Institute, yang merupakan lembaga think tank dari Australia, menempatkan Indonesia sebagai middle power in Asia, yang memiliki peran diplomatic influence yang terus meningkat secara signifikan serta memiliki comprehensive power yang terus meningkat juga. Hal tersebut setara dengan 5 negara besar Asia yang lainnya.

"Pada saat yang bersamaan, selain konteks politik, Indonesia dalam ranah ekonomi juga mempersiapkan aspek sumber daya manusia untuk mendorong produktivitas nasional dalam kerangka Indonesia Emas 2045. Melalui upaya inovasi, sangat diharapkan pengembangan sektor ekonomi baru muncul sebagai upaya dorongan terhadap pemerataan pembangunan dan memberikan nilai tambah," terang Bamsoet

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.