Kabar Golkar

Sudut Pandang Golkar untuk Pemilu 2024, Simak Penjelasannya!

Oleh · · Kabar Nasional

Sudut Pandang Golkar untuk Pemilu 2024, Simak Penjelasannya!
Sudut Pandang Golkar untuk Pemilu 2024, Simak Penjelasannya!

Golkar tentu memiliki gagasan sendiri. Apakah related dengan yang sudah dilakukan oleh pemerintah saat ini?

Golkar merupakan bagian dari pemerintahan Pak Jokowi. Jadi apa yang dikerjakan pemerintah sekarang, Golkar terlibat. Memang masih banyak PR yang belum selesai sekarang ini, juga banyak hal-hal yang baru yang muncul di mana 5-10 tahun ke depan tantangannya pasti berbeda dan itu yang harus kita sempurnakan.

Seperti apa pandangan Bapak terhadap IKN dan proyek-proyek infrastruktur lainnya?

Golkar ini partai developmentalism, partai pembangunan, partai karya kekaryaan. Waktu zaman kami berkuasa, itu yang dikedepankan memang pembangunan fisik. Jadi pembangunan infrastruktur adalah sesuatu yang penting dan sekarang kita merasakan. Menurut saya itu baik dan kalau baik kita akan terus. Tinggal persoalannya, harus adanya balancing soal pembiayaan, soal APBN kita dan segala macam.

Golkar lebih setuju pemilu sistemnya proporsional terbuka bukan proporsional tertutup, apa plus minusnya?

Buat Golkar bukan soal sistem pemilunya. Golkar satu-satunya partai politik yang pernah meraih kemenangan di dua sistem tersebut. Kami enggak persoalkan sistemnya, seharusnya kita kalau mau mengubah sistem pemilu itu mempunyai waktu dan energi yang cukup. Di dalam aturan kita, tahapan pemilu itu dimulai 20 bulan sebelum hari h. Ibarat mau maen bola, kita sudah ada di lapangan, sudah ada penontonnya. DPT sudah dicatat, tiba-tiba ada pemain yang minta aturan maennya diganti. Lah, orang khan jadi kacau. Sebaiknya, jauh sebelum permainan dimulai atau sesudah permainan untuk permainan berikutnya. Terbuka ataupun tertutup ada plus minusnya, bahkan sekarang ada yang baru, yaitu hybrid atau mix. Kalau ditanya ke saya, yang cocok untuk Indonesia itu adalah yang mix. Golkar sudah mengajukan masalah ini pada 2019 lalu, supaya ada waktu yang cukup untuk sistem pemilu selanjutnya. Kita kaji yang lalu itu apa kekurangannya lalu kita cari mana sistem yang bisa menutup kekurangan itu. Dan kalau bicara tentang penyempurnaan sistem pemilu berarti kita bicara tentang sistem politik, sistem pemerintahan. Bukan sekadar terbuka atau tertutup, masih banyak variabel lain yang harus kita kaji yang itu saling keterkaitan, threshold misalnya, tidak bisa sendiri-sendiri. Belum lagi kita harus punya waktu yang cukup untuk sosialisasi ke masyarakat.

Tag: Golkar, Ahmad Doli, Pemilu 2024