Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Sudut Pandang Golkar untuk Pemilu 2024, Simak Penjelasannya!
  NINDY   24 November 2023
partai politik yang pernah meraih kemenangan di dua sistem tersebut. Kami enggak persoalkan sistemnya, seharusnya kita kalau mau mengubah sistem pemilu itu mempunyai waktu dan energi yang cukup. Di dalam aturan kita, tahapan pemilu itu dimulai 20 bulan sebelum hari h. Ibarat mau maen bola, kita sudah ada di lapangan, sudah ada penontonnya. DPT sudah dicatat, tiba-tiba ada pemain yang minta aturan maennya diganti. Lah, orang khan jadi kacau. Sebaiknya, jauh sebelum permainan dimulai atau sesudah permainan untuk permainan berikutnya. Terbuka ataupun tertutup ada plus minusnya, bahkan sekarang ada yang baru, yaitu hybrid atau mix. Kalau ditanya ke saya, yang cocok untuk Indonesia itu adalah yang mix. Golkar sudah mengajukan masalah ini pada 2019 lalu, supaya ada waktu yang cukup untuk sistem pemilu selanjutnya. Kita kaji yang lalu itu apa kekurangannya lalu kita cari mana sistem yang bisa menutup kekurangan itu. Dan kalau bicara tentang penyempurnaan sistem pemilu berarti kita bicara tentang sistem politik, sistem pemerintahan. Bukan sekadar terbuka atau tertutup, masih banyak variabel lain yang harus kita kaji yang itu saling keterkaitan, threshold misalnya, tidak bisa sendiri-sendiri. Belum lagi kita harus punya waktu yang cukup untuk sosialisasi ke masyarakat.

Masyarakat khawatir keterbelahan dan polarisasi seperti 2019 terjadi lagi di 2024. Bagaimana pendapat Bapak?

Kekhawatiran itu tetap ada dan harus tetap kita pelihara supaya kita jangan merasa aman-aman saja. Tetapi saya agak optimistis dan kita terus berdoa kejadian 2019 tidak akan terulang. Saya kira di level elite kesadaran itu sudah cukup tinggi. Semua ketua umum parpol punya kesadaran yang sama, bahwa kita tidak boleh mengalami kembali kejadian seperti 1019. Keterbelahan ini ada dua, pertama antar elite yang sibuk sendiri dan masyarakat jadi penonton. Padahal elite itu adalah para teladan bagi masyarakat. Yang kedua, ada pertarungan di bawah yang tidak diselesaikan oleh para elite. Alhamdulillah kita dibantu oleh media, enggak ada lagi yang bisa disembunyikan sekarang dan menjadi political education buat masyarakat. Masyarakat dididik bahwa berbeda itu tidak apa-apa, toh berbedanya khan cuma 14 Februari saja atau dari jam 8 pagi sampai jam 2 siang. Setelah itu, ya kita sama-sama lagi aja seperti biasa tidak perlu ada lagi yang harus dibedakan.

Pesan yang ingin disampaikan?

Saya menyampaikan pesan buat masyarakat, kalau kita berbeda terus-menerus energi kita akan terkuras dan kontra produktif. Yang harusnya energi kita dibuat untuk membangun Indonesia. Jangan sia-siakan energi kita untuk saling membenci sesama saudara kita. Selain dilarang oleh keyakinan kita masing-masing dan itu merugikan bangsa kita. Satu lagi, buat saya pemilu adalah kendaraan bagi kita untuk menuju kepada situasi dan keadaan yang lebih maju, lebih baik, dan lebih membangun. Jadi kita anggap pemilu ini media untuk mencapai kebaikan dan kita isi dengan kebaikan-kebaikan.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.