Kabargolkar.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nusron Wahid merasa bangga, Prabowo mampu sabar meski diserang capres lain saat debat ketiga capres-cawapres Pilpres 2024.
"Kalau kita pantau di sosmed, reaksi balik dari publik luar biasa. Rata-rata malah bersimpati dengan Pak Prabowo. Karena keikhlasan dan kesabaran meski di-kuyo-kuyo (dihina-hina)," kata Nusron dalam keterangan persnya, dikutip Kamis (11/1/2024).
Ketua Bappilu DPP Partai Golkar ini juga merasa bersyukur, Prabowo tidak terpancing emosi saat diserang oleh Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo dalam debat capres.
"Alhamdulillah Pak Prabowo, kendati diserang dan dikeroyok, dengan sabar, dan kenegarawanannya mampu tenang dan tidak terpancing emosi," tutup Legislator Golkar asal Jawa Tengah ini.
Sementara itu, hasil jajak pendapat Litbang Kompas menunjukkan, mayoritas responden tetap pada pendiriannya untuk memilih calon presiden (capres) tertentu.
Berdasarkan survei yang berlangsung Minggu (7/1/2024) itu, sebanyak 77,5 persen responden menyatakan tidak mengubah arah dukungannya setelah menyaksikan debat ketiga Pemilu Presiden 2024 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu malam.
“Nah mungkin jika kita lihat angkanya saja, itu terlihat tidak terlalu besar (pemilih yang berubah pikiran) sekitar 10 persen. Karena memang tiga per empat dari publik itu sudah bisa dibilang sudah cukup mapan pilihannya,” tulis Peneliti Litbang Kompas Rangga Eka Sakti, Senin (8/1/2024).