Kabargolkar.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menginginkan kualitas pelatihan Prakerja bisa terus meningkat. Untuk itu ia menargetkan pelatihan yang ada ke depannya bisa membuka akses ke luar negeri.
Menurut Airlangga, dengan begitu bisa memberikan kesempatan lebih luas untuk masyarakat belajar di luar negeri lewat mekanisme pelatihan Prakerja.
"Dengan Kartu Prakerja sehingga dengan digital orang-orang Indonesia bisa punya akses belajar di luar negeri, bukan hanya kepada keluarga yang punya uang, bukan hanya pada top tier masyarakat yang belajar di luar negeri, kursus di luar negeri, tapi masyarakat kebanyakan Indonesia bisa kita naikkan dengan mekanisme Prakerja," kata Airlangga dalam acara Kolaborasi Penguatan Tata Kelola Program Prakerja di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta Pusat, Selasa (23/1/2024).
"Jadi itu PR (pekerjaan rumah) kita ke depan," tambahnya.
Sejauh ini terdapat berbagai pelatihan digital Prakerja mulai dari bahasa pemrograman, analisis data, hingga ethical hacking. Juga terdapat pelatihan pengoperasian alat berat seperti truk, bus, excavator maupun bulldozer yang berguna untuk merespons geliat sektor pertambangan, perkebunan, konstruksi, serta logistik dan transportasi.