[caption id="attachment_16399" align="aligncenter" width="800"]

Rakornis Bappilu DPD I Golkar Bengkulu (rri)[/caption]
kabargolkar.com, BENGKULU - Partai Golongan Karya (Golkar) ditargetkan wajib
menang dalam Pemilihan Umum (Pemilu)serentak, Pemilu Legislatif (
Pileg) serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (
Pilpres)yang akan digelar pada
2019 mendatang.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah, disela-sela Rapat Koordinasi Teknis (
Rakornis)
Badan Pengendalian Pemenangan Pemilu (Bappilu)Partai Golkar Provinsi Bengkulu menyatakan, target kemenangan yang akan dicapai dalam
rangka mengawal kinerja pemerintahan sekarang.
Oleh karena itu,
dalam rakornis ini pihaknya
bermaksud memantapkan soliditas dan kekuatan partai Golkar untuk pemenangan Pemilu.
“P
engawalan kinerja pemerintahan sudah sebuah keharusan. Mengingat
dari sana bisa diketahui apa saja yang sudah digagas untuk kemajuan Provinsi Bengkulu. Apalagi
gagasan itu diperlukan pengawalan, agar
yang sudah dibuat, dapat terealisasi sebagaimana yang ditargetkan," katanya, Selasa, (4/12/2018).
Dikatakan, target kemenangan yang akan diraih khususnya di parlemen juga
sebuah kebutuhan. Dimana s
etidaknya
untukse
tiap Kabupaten/Kota dalam wilayah
Provinsi ini,
kemenangan Golkar minimal 60 persen.
"Kita juga sudah
memiliki desain sedemikian rupa. Tentu saja desain itu tak lepas untuk kemajuan Bengkulu," jelasnya.
Lebih jauh ditanya
prediksi suara Golkar akan
menurun ketimbang Pemilu 2014di Provinsi Bengkulu
, Rohidin yang juga menjabat Pelaksana tugas (Plt) Gubernur ini
menyampaikan, hal tersebut
bisa saja terjadi pada tingkat nasional. Tetapi untuk di Bengkulu diyakininya tidak demikian.
“
Kita masih
yakin suara Golkar di daerah ini tidak akan tergerus sebagaimana yang dikabarkan," tukasnya. (
rri)