Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Dadang Naser Apresiasi Ekspor Perdana 20 Ton Lele Kabupaten Bandung
  Muzaki   07 Agustus 2026
Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser saat melepas ekspor perdana produk ikan lele dari Kabupaten Bandung ke Taiwan, (6/8). Foto: trustjabar.com

Jakarta - Sebanyak 20 ton produk ikan lele asal Kabupaten
Bandung, Jawa Barat, resmi memasuki pasar Taiwan melalui ekspor perdana produk marinasi lele. Pelepasan ekspor tersebut disaksikan langsung Anggota DPR RI Komisi IV Dadang M Naser di kompleks pergudangan kawasan Katapang, Kabupaten Bandung, Kamis (6/8/26).

Ekspor perdana ini menjadi bukti bahwa produk hasil budidaya dan UMKM perikanan Kabupaten Bandung mampu bersaing hingga pasar internasional. Keberhasilan tersebut sekaligus dinilai sebagai momentum positif untuk mendorong peningkatan kualitas budidaya lele dan sektor perikanan secara lebih luas.

Dadang M Naser mengapresiasi langkah PT Asha Nuova International yang dinilai berhasil membangun kemitraan dengan para pembudidaya ikan lele di Kabupaten Bandung. Menurutnya, keberhasilan ekspor tersebut menunjukkan produk perikanan dalam negeri mampu memperoleh akses pasar global.

“Saya atas nama Komisi IV DPR RI, mengapresiasi PT Asha Nuova International yang difasilitasi BPPMHKP (Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan) Bandung. Barang-barang yang dimiliki Indonesia betul-betul terjual ke luar (negeri) dan terfasilitasi,” ucap Dadang Naser.

Dadang mengungkapkan, PT Asha Nuova International tidak berhenti pada ekspor lele. Perusahaan tersebut juga tengah mempersiapkan ekspor ikan nila yang ditargetkan berlangsung dalam waktu dekat. Namun, negara tujuan ekspor komoditas nila tersebut belum ditentukan.

“Sebentar lagi bulan depan ada ekspor ikan nila. Tentunya untuk keperluan ekspor, kualitas ikannya harus terjaga, baik dari sisi budidayanya, kualitas airnya, maupun pakannya. Tentunya Komisi IV DPR RI sangat mengapresiasi atas capaian prestasi ini. Tidak lupa juga, kita dorong para petani, peternak, dan pembudidaya di Kabupaten Bandung untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitasnya,” ungkapnya.

Dadang juga mengaitkan keberhasilan ekspor tersebut dengan upaya memperkuat ketahanan pangan yang menjadi salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Ia memastikan Komisi IV DPR RI akan terus mendorong berbagai komoditas pertanian, perikanan, dan peternakan agar mampu memenuhi kebutuhan domestik sekaligus memiliki daya saing ekspor.

“(kebutuhan pangan) Dalam negerinya terpenuhi, juga bisa ekspor. Mana yang bisa kita ekspor, mana kita harus kurangi impor. Kita bicara masalah impor garam, kita mulai stop. Berikutnya bawang putih yang masih impor, kita suatu saat harus stop. Kalau beras, sudah mandiri beras, mandiri jagung, dan banyak yang sudah mandiri yang mesti kita ekspor. Di antaranya ikan sudah surplus, kita bisa ekspor. Banyak sayur-mayur, sayur-mayur yang ekspor. Jangankan sayur-mayur yang lainnya, ini daun singkong, daun salam, itu diekspor dari sini,” katanya.

BPPMHKP Bandung Dorong Ekosistem Budidaya Lele Berorientasi Ekspor

Kepala BPPMHKP Bandung Darwin Syah Putra turut memberikan apresiasi atas ekspor perdana produk marinasi lele Kabupaten Bandung ke Taiwan. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan sinyal positif bagi pengembangan usaha budidaya ikan sekaligus dapat membuka peluang kemitraan yang lebih luas bagi pembudidaya lainnya.

“Kami melihat ini hal yang positif. Apalagi sekarang dengan adanya satu eksportir begini, kan bisa menjadi bapak angkat untuk (pembudidaya) yang lain

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.