Dalam pertemuan di Berlin tersebut, Airlangga menggarisbawahi pentingnya penyelesaian perundingan IEU-CEPA dalam waktu dekat, dengan memperhatikan asas keadilan dan kemakmuran.
Ia juga mengangkat isu terkait kebijakan deforestasi Uni Eropa atau EU Deforestation Regulation (EUDR) yang perlu memperhatikan aspirasi dari negara-negara yang masih memiliki hutan alami, serta pembahasan kerjasama pengembangan ekosistem semikonduktor di Indonesia.
Pertemuan antara dua negara ekonomi terbesar di ASEAN dan Eropa itu membahas berbagai kerjasama di bidang industri, perdagangan dan investasi, energi dan pengembangan sumber daya manusia. (antaranews.com)