Ia mengatakan bahwa arah kebijakan perdagangan berkelanjutan juga selaras dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto yang disampaikan dalam pidatonya di inagurasi pada 20 Oktober 2024.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan ketahanan energi bersih merupakan salah satu prioritas utama pemerintah, dengan fokus pada pengembangan energi terbarukan, peningkatan keamanan energi, serta kemitraan internasional guna mendorong keberlanjutan global.
Salah satu implementasi konkret dari visi tersebut tercermin dalam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Kanada (Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement/ICA-CEPA). Perjanjian ini menjadi terobosan penting karena memuat komitmen khusus di bidang mineral kritis (critical minerals).
Adapun kedua negara akan bekerja sama dalam pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan, penerapan teknologi bersih, mendorong investasi ramah lingkungan, serta memenuhi standar Environmental, Social, and Governance (ESG), termasuk dalam hal penutupan tambang dan pengurangan emisi gas rumah kaca.