BATAM — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M. Sarmuji, hadir di Batam sekaligus menutup rangkaian Rapat Koordinasi (Rakor) Pemenangan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota se-Sumatera Bagian Utara yang di laksanakan pada 18-20 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi kader dan anggota Fraksi Partai Golkar untuk memperkuat kerja-kerja politik di daerah, sekaligus menyatukan langkah menghadapi agenda politik menuju Pemilu 2029.
Dalam kesempatan tersebut, Sarmuji menegaskan bahwa terdapat dua amanat utama Munas Partai Golkar yang harus dijalankan bersama. Pertama, ikut mensukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kedua, meningkatkan perolehan kursi Partai Golkar pada Pemilu 2029.
“Yang pertama, tentu kita harus mensukseskan amanat Munas. Ada dua sebenarnya, pertama kita harus mensukseskan pemerintahan Prabowo-Gibran dan yang kedua menambah kursi untuk pemilu selanjutnya di 2029,” ujar Sarmuji.
Ia mendorong seluruh anggota Fraksi Golkar di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk turut menyosialisasikan program-program pemerintah kepada masyarakat serta memastikan berbagai kebijakan dapat dirasakan manfaatnya hingga ke daerah.
“Kita membangun komitmen pada seluruh anggota fraksi untuk mensosialisasikan program kerja pemerintahan Prabowo-Gibran supaya bisa diamankan, disukseskan sampai ke daerah,” katanya.
Selain mengawal keberhasilan pemerintahan, Sarmuji menekankan pentingnya memperkuat struktur dan kerja politik Partai Golkar di seluruh tingkatan legislatif. Penguatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan jumlah kursi Golkar pada DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota pada Pemilu 2029.
Bimtek Berbasis Wilayah
Sarmuji juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Bimtek kali ini memiliki pendekatan berbeda dibandingkan sebelumnya. Jika kegiatan Bimtek biasanya dipusatkan di Jakarta, DPP Partai Golkar mulai melaksanakannya berdasarkan wilayah.
Menurutnya, pendekatan berbasis wilayah memungkinkan Partai Golkar mendapatkan gambaran yang lebih konkret mengenai berbagai persoalan masyarakat di daerah.
“Bimtek ini untuk pertama kali kita adakan per wilayah. Biasanya terpusat. Tujuannya supaya kita bisa lebih dekat melihat persoalan masyarakat di daerah, kemudian kita cluster dalam wilayah-wilayah itu,” jelasnya.
Sarmuji menilai pelaksanaan Bimtek di daerah juga membuat pembahasan menjadi lebih kontekstual. Para anggota legislatif dapat membahas persoalan yang benar-benar dihadapi masyarakat di wilayah masing-masing, tidak hanya berkutat pada isu nasional.
“Kalau Bimtek diadakan di Jakarta, tentu ada bias isu-isu nasional saja. Tetapi kalau Bimtek diadakan di daerah, kita menjadi lebih konsen untuk memetakan persoalan-persoalan yang ada di daerah,” ungkapnya.
Melalui Rakor Pemenangan dan Bimtek tersebut, Partai Golkar berharap seluruh anggota Fraksi Golkar semakin solid dalam menjalankan fungsi legislatif sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
“Kita mencari cara untuk bisa menyahuti dan menindaklanjutinya,” pungkas Sarmuji.
Kegiatan di Batam ini sekaligus menegaskan komitmen DPP Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi berbasis wilayah, memperkuat kerja-kerja fraksi, serta membangun kesiapan organisasi menuju Pemilu 2029.