Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Tanggapi Berita Hoax, Begini Penjelasan Walikota Cantik Ini
  Kabar Golkar   07 Februari 2019
[caption id="attachment_19954" align="alignnone" width="822"] Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Tangsel, Airin Rachmi Diany menyoroti berita bohong yang beredar saat pembagian sertipikat tanah oleh Presiden Jokowi di Pondok Cabe, Pamulang beberapa waktu lalu yang menuding bahwa acara itu sepi pengunjung adalah hoax. [foto: dok. Aktual][/caption]kabargolkar.com, TANGSEL - Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Tangsel, Airin Rachmi Diany menyoroti berita bohong yang beredar saat pembagian sertipikat tanah oleh Presiden Jokowi di Pondok Cabe, Pamulang beberapa waktu lalu yang menuding bahwa acara itu sepi pengunjung adalah hoax. Hal itu disampaikan Airin saat menjadi narasumber pada seminar dan tausiah kebangsaan bertema “Hijrah untuk Indonesia Maju” di Ciputat Timur, Kota Tangsel, Rabu, 6 Februari 2019. Turut hadir pada acara itu TGH Muhammad Zainul Majdi atau yang dikenal Tuan Guru Bajang (TGB). Airin mengatakan, ada yang memberitakan bahwa pembagian sertipikat tanah itu sepi undangan. Padahal, kenyataannya pemerintah mengundang 40 ribu warga ke acara itu. "Disini saya ingin mengklarifikasi, kemarin berita hoax dan fitnah terjadi. Mereka menyebarkan hoax bahwa pembagian sertifikat itu sepi. Padahal, saya saksi mata menyaksikan jumlah yang hadir itu diatas 23.000 orang," ujar Airin. Lebih jauh Airin menjelaskan, jumlah kursi 40 ribu sengaja disiapkan panitia karena estimasi peserta atau penerima sertifikat memang sebanyak itu. "Memang sengaja kita siapkan 40.000 kursi karena sertipikat yang jadi sebanyak itu. Padahal Camat sama Sekretaris Camat menyampaikan yang akan hadir itu sekitar 23.000," tegas Airin. Airin mengaku mendapat potongan video dari warga yang menyoroti banyaknya kursi kosong. Ia menilai ada ketidaksesuaian jarak antara pengambil gambar dengan panggung utama acara. "Itu orang yang duduk paling belakang. Karena saya melihat betul yang dia videoin adalah videotron pada saat pak Presiden bicara. Berarti jarak dia duduk dengan panggung utama itu sangat jauh," tandasnya. [RMOL]
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.