[caption id="attachment_20442" align="alignnone" width="800"]

Anggota Komisi V DPR RI yang juga politisi Partai Golkar, Muhidin Said menuturkan, sejak Pilpres 2014 dan Jokowi memimpin Indonesia, banyak terobosan yang sudah dibuat Jokowi terkait infrastruktur jalan. [foto: radarnasional][/caption]
kabargolkar.com, JAKARTA - Partai Golkar optimis capres petahana Joko Widodo akan unggul jauh dalam debat capres kedua yang akan dihelat Minggu, 17 Februari 2019. Tema-tema yang ada dalam debat kedua telah dikuasai Jokowi, terutama infrastruktur.
Seperti diberitakan sebelumnya, debat capres kedua mengusung tema energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, kehutanan, dan infrastruktur yang akan dipandu Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki. Debat digelar di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat.
Anggota Komisi V DPR RI yang juga politisi Partai Golkar, Muhidin Said menuturkan, sejak Pilpres 2014 dan Jokowi memimpin Indonesia, banyak terobosan yang sudah dibuat Jokowi terkait infrastruktur jalan. Muhidin memabandingkan dengan pemerintahan sebelum era Jokowi-JK yang tidak merealisasikan gaung infrastruktur.
"Kalau pemerintahan sebelumnya, infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi selalu diucapkan menjadi prioritas. Tapi tidak ada realisasinya," kata politisi Partai Golkar Muhidin M Said di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Kamis, 14 Februari 2019.
Muhidin mencontohkan tahun 2014, anggaran infrastruktur hanya Rp157,4 triliun. Sedangkan di era Jokowi naik sangat signifikan menjadi Rp410,4 triliun di tahun 2018 dan Rp415 triliun tahun ini.
"Dari tahun 2014 ke 2015 anggaran infrastruktur itu meloncat sampai 65,6%. Jadi sangat jelas sekali Presiden Jokowi benar-benar memprioritaskan infrastruktur. Pembangunan tidak hanya di Jawa, tapi di Papua ada, daerah lain juga ada," lanjut anggota DPR RI ini.
Selain anggaran infrastuktur, dana desa pada era Jokowi naik signifikan dari Rp20 triliun menjadi Rp70 triliun di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Sebagian besar dana dipakai membangun jalan desa.
"Ini efeknya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi di desa. Sangat besar dampaknya jalan desa ini," tutup Muhidin. [
gatra]