Soal Energi dan Lingkungan Hidup, Golkar: Pahami Dengan Tepat dan Perspektif Luas
[caption id="attachment_20656" align="aligncenter" width="800"]
Ketua Umum Airlangga Hartarto memberikan tanggapan soal energi dan lingkungan hidup, yang diangkat pada debat capres kedua di Jakarta, (19/2/2019). (kabargolkar.com)[/caption]
kabargolkar.com, JAKARTA - Salah satu tema yang jadi pembahasan di debat capres kedua adalah terkait energi dan lingkungan hidup. Di tengah kondisi global yang semakin tinggi tingkat ketergantungannya terhadap energi, kondisi lingkungan hidup semakin berkurang kemampuannya untuk mendukung kehidupan yang berkelanjutan.
Dalam tanggapannya terhadap debat capres kedua itu, Selasa (19/2/2019), Ketua Umum Partai Golkar mengatakan untuk menyikapi sektor-sektor tersebut harus paham dan melihatnya secara luas. "Dalam soal energi, lingkungan, dan pangan demikian pula. Kita harus menggunakan ilmu pengetahuan, dan memahami berbagai isu penting ini dengan tepat serta dengan perspektif yang luas, ujarnya.
Indonesia andalkan berbagai sumber energi
Menurut Airlangga Hartarto, ketahanan energi Indonesia tidak dapat hanya mengandalkan satu sumber energi saja, tapi dari berbagai sumber. Masing-masing sumber energi yang berbeda itu diracik demi membentuk ketahanan energi nasional.
"Tidak ada negara yang hanya mengandalkan satu jenis energi. Masa depan ketahanan energi Indonesia tergantung pada kemampuan kita meracik beragam sumber daya, termasuk sumber daya terbarukan, seperti sinar matahari, angin, dan panas bumi," demikian penjelasan Airlangga Hartarto.
Golkar apresiasi langkah Jokowi bersihkan kawasan Citarum
Khusus sektor lingkungan hidup, Partai Golkar memberikan apresiasi pada kegiatan Jokowi di Jawa Barat. Tepatnya, di kawasan Sungai Citarum.
Secara khusus Partai Golkar memberikan apresiasi kepada Pak Jokowi yang telah bertekad untuk membersihkan serta menghidupkan kawasan Sungai Citarum di Jawa Barat sebagai wilayah ramah lingkungan dan sekaligus sebagai daerah pengembangan ekonomi. Sebelumnya, Jokowi juga telah berupaya mengembangkan daerah tersebut dengan membangun bandar udara Kertajati.
Airlangga berkeyakinan, upaya Jokowi menghidupkan kawasan sungai Citarum bersama pembangunan bandara tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Jabar. "Bersama Bandara baru Kertajati, tentu hal ini pada saatnya nanti akan mengangkat taraf hidup warga Jawa Barat dan daerah di sekitarnya," ujar Airlangga.
(kabargolkar)
#GolkarTanggapiDebat