27 Mei 2020
Golkar DKI Tagih Janji Gubernur Soal Ini
  Administrator
  06 Maret 2019
  • Share :
[caption id="attachment_21307" align="alignnone" width="800"] Legislator Golkar DKI, Ashraf Ali. [foto: RMOL][/caption]kabargolkar.com, JAKARTA -- Gubernur Anies Baswedan disebut pernah menjanjikan akan melakukan kajian terkait rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melepas sahamnya di perusahaan bir PT Delta Djakarta. Hasil kajian itu pun ditagih Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta. "Waktu itu Pak Gubernur akan membuat semacam kajian terkait pelepasan itu. Kajiannya kan kita belum tahu, belum ada penjelasan. Kita tunggu kajiannya," kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali di Jakarta, Rabu (6/3). Dia menilai, rencana pelepasan saham tersebut, jangan hanya sekadar menunaikan janji sewaktu kampanye Pilkada 2017 lalu. Namun, juga harus diimbangi dengan kajian yang matang atas sebuah perencanaan. "Kalau Pak Gubernur punya janji kampanye kan tinggal dikaji. Harus ada komunikasi intensif. Harus ada kajian yang akurat," ujar Ali. Dia tidak belum bisa memastikan apakah Fraksi Partai Golkar DKI Jakarta mendukung rencana Pemprov sebelum hasil kajiannya diserahkan. Mengenai penolakan langsung dari Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi, dia mengaku akan berkomunikasi guna memperjelas hal tersebut. "Fraksi Golkar akan berkomunikasi dengan Ketua DPRD," katanya. Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan menanggapi soal ada ketidaksetujuan pelepasan saham milik Pemprov DKI di PT. Delta Djakarta oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Dia meminta warga Ibu Kota juga ikut mengkritisi soal penjualan saham tersebut. "Kita laporkan kepada rakyat Jakarta bahwa wakil-wakil anda ingin tetap memiliki saham bir biar nanti warganya juga yang ikut menyampaikan aspirasi," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Selasa (5/3). Anies mengatakan suara DPRD merupakan suara wakil rakyat. Untuk itu, dia meminta warga Jakarta juga ikut bersuara soal layak atau tidak kota Jakarta mengambil untung dari saham perusahaan bir. "Tapi kalau warga tidak setuju, sampaikan ke Dewan. Jadi Dewan itu kan wakilnya rakyat ya. Jadi ketika wakil rakyat tidak menyetujui, ya kami lapor ke rakyat. Ini Dewan Anda ingin punya saham bir terus, ingin punya untung dari uang bir," katanya PT Delta Djakarta memegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional. Dalam laporan kepemilikan saham PT Delta Djakarta di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), www.idx.co.id, saham Pemprov DKI tercatat 26,25 persen per 25 Februari 2019. [inews]
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.