Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Golkar Siap Capai Target Pemenangan Jokowi-Amin di Kalbar
  Kabar Golkar   11 Maret 2019
[caption id="attachment_21436" align="aligncenter" width="700"]kabargolkar.com ilustrasi bendera Partai Golkar (net)[/caption] kabargolkar.com - Kontestasi Pemilihan Umum 2019 sudah menyongsong masa akhir kampanye. Masing-masing pihak mencoba memaksimalkan waktu tersisa. Salah satu cara yaitu dengan memperkuat internal partai. Hal tersebut juga dilakukan oleh Partai Golkar di Kalbar. Golkar Kalbar memastikan internal partai di provinsi tersebut solid dan kompak untuk memenangkan pasangan bernomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Sebagaimana diungkapkan oleh Wasekjen DPP Partai Golkar, Maman Abdurrahman. baca: Pastikan Golkar Kalbar Solid, Maman Abdurrahman: Sanksi Untuk Kader Membelot
Jokowi-Amin Unggul di Kalbar
Menurut legislator DPR RI asal Kalbar ini, Golkar sangat solid di Kalbar. Hal ini sebagai langkah menjalankan instruksi dari pusat, dan juga dari konsolidasi yang konsisten dilakukan oleh para pengurus di daerah. Di provinsi ini, Jokowi-Amin telah unggul dibanding pesaingnya, Prabowo-Sandiaga Uno. Maman juga memastikan Partai Golkar akan memperjuangkan target pemenangan paslon ini di angka 60%. Sebagai informasi, angka keunggulan Jokowi-Amin di Kalbar mencapai 56%, masih sedikit di bawah target yang ditetapkan dari pusat.
Sanksi untuk Kader Pembelot
Demi menjaga kekompakan internal partai, para pengurus pun berkali-kali mengingatkan para kader untuk tetap mengikuti instruksi baik dari pusat dan daerah untuk solid mendukung pasangan 01. Maman Abdurrahman pun mengingatkan kader untuk tetap mengikuti arahan partai. Menurutnya, kader pembelot dan tidak ikut arahan partai sudah ada sanksi internal yang menunggu mereka. baca: Golkar Kalbar Solid Dukung 01, Ria Norsan: Jangan Sampai Kader Melanggar Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua DPD Partai Golkar Kalbar Ria Norsan. Sosok yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalbar ini mengingatkan kader Golkar Kalbar untuk tidak menjadi pengkhianat di Pilpres 2019 ini. Kader pengkhianat atau pembelot ini tidak patuh terhadap instruksi partai. Langkah pemberian sanksi bagi kader Partai Golkar yang membelot pun didukung oleh pengamat. baca: Komitmen Golkar Menangkan Jokowi, Pengamat : Harus Bisa Intervensi Kader Menurut Yulius Yohanes, pengamat politik Universitas Tanjung Pura, Partai Golkar yang mendukung paslon 01 harus tegas, tidak setengah hati.
Sanksi Berdampak Positif 
Kader-kader yang tidak menjalankan instruksi dari partai harus diberi sanksi. Hal ini sebagai motivasi kader agar mati-matian memperjuangkan partai dan mencapai target yang ditetapkan, baik untuk pileg maupun pilpres. Juga sebagai pengingat agar kader tidak bermain dua kaki. Pemberian sanksi adalah komitmen Partai Golkar yang secara tidak langsung memberi penghargaan kepada kader yang setia dan bertanggung jawab membangun kekompakan dan solidaritas partai. Bentuk pengawasan internal oleh partai Golkar secara intensif dan berjenjang sangat penting untuk menghindari pelanggaran yang dilakukan oleh anggota partai Golkar. Dengan demikian, dapt mencapai hasil optimal di Kalbar. Selain itu, sebagai pertanggungjawaban partai terhadap masyarakat. Hal ini akan dilihat sebagai bentuk konsistensi partai agar mendapatkan kepercayaan rakyat. Ujungnya, tentu saja citra politik yang baik untuk masa depan Partai Golkar. (kabargolkar)      
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.