[caption id="attachment_24478" align="aligncenter" width="700"]
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.(ist/poskota)[/caption]
kabargolkar.com, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memfasilitasi tempat untuk para generasi milenial Indonesia dapat berkarya dan berkreasi, untuk menumbuhkan wirausaha baru dan meningkatkan daya saing sektor manufaktur nasional di tengah era industri 4.0.
“Untuk pengembangan
human capital, Kemenperin memfasilitasi berbagai
coworking space, seperti di Bandung yang bekerja sama dengan Telkom, kemudian juga ada di Bali, Makassar, dan Batam,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/6/2019).
Bahkan, Kemenperin mendorong perusahaan global untuk berinvestasi membuka inkubasi bisnis dalam upaya menelurkan
startup di Indonesia. Investor asing ini juga diharapkan bisa menggandeng pelaku usaha lokal.
“Contohnya, di Singapura ada Block71, mereka sudah buka di Jakarta. Kemudian, operator-operator telekomunikasi mulai membuat
coworking space,” ungkapnya.
Menperin menilai, keberadaan
coworking space tersebut, bakal mendorong pengoptimalan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) karena terciptanya produk buatan anak bangsa.
Salah satunya adalah untuk memenuhi kebutuhan komponen
smartphone, sehingga dapat menekan impor bahan baku bagi industri elektronika di Tanah Air.
“Yang dimaksudkan sebagai
local content itu tidak hanya
hardware, tetapi juga
software,” tuturnya. Misalnya, ini diaplikasikan oleh Apple Developer Academy yang beroperasi di BSD City, Tangerang, Baten melalui kerja sama dengan universitas.
“Sebanyak 200 anak muda dilatih di sana, dan beberapa waktu lalu sudah ada lebih dari 100 lulusan yang dihasilkan. Ini merupakan pertama di Asia. Selain di Indonesia, ada di Brasil dan Italia. Di antara negara Asia, paling banyak anak muda adalah dari Indonesia, yang melebihi Jepang dan Taiwan. Ini menjadi potensi bagi kita,” paparnya. (
poskota)