Kabar Golkar - Partai Golkar mulai diidentikkan sebagai pengusung utama Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.
Hal tersebut disampaikan oleh Politisi Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun, saat menanggapi hasil survei dari Cyrus Network terkait peta Pileg dan Pilpres 2019.
Misbakhun mengungkapkan bahwa diidentikkannya Partai Golkar sebagai salah satu partai politik pendukung utama Jokowi menjadi suatu kegembiraan tersendiri bagi Partai Golkar.
"Karena apa? Bagi saya, Partai Golkar sudah termasuk partai yang mulai diidentikkan sebagai pendukung Pak Jokowi dengan hasil yang signifikan yakni 55 persen setelah PDIP dan Partai Nasdem baru Golkar," ungkapnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/4).
Menurut Misbakhun, hal itu sebenarnya sangatlah wajar. Sebab, Misbakhun mengatakan, Partai Golkar adalah partai yang paling awal dan pertama mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi untuk maju kembali di Pilpres 2019 mendatang.
"Golkar adalah partai pertama yang mencapreskan Pak Jokowi sebagai Capres 2019," ujar Anggota Komisi XI DPR RI itu.
Sebenarnya, Misbakhun mengakui, dari awal Partai Golkar memang sangat menginginkan bahwa pencapresan Jokowi tersebut identik dengan Partai Golkar. Hal itu, menurut Misbakhun, dikarenakan bahwa Partai Golkar pasti akan mendapatkan manfaat politik dari segi elektabilitas Jokowi.
"Dan sekarang kita (Golkar) sudah mulai naik, persentasenya sudah mulai tinggi yaitu 55 persen. Karena apa? Bagi kami di Golkar, kami selalu mengangkat nama Golkar sebagai penggerak utama dan kami ingin membangun asosiasi yang tinggi, asosiasi yang mempunyai korelasi yang tinggi bahwa Partai Golkar adalah partai pengusung Pak Jokowi di Pilpres 2019," katanya.
Sekadar informasi, berdasarkan hasil survei Cyrus Network, Partai Golkar menempati posisi ketiga dalam hal cocok atau tidaknya dalam mendukung Jokowi di Pilpres 2019 dengan angka sebesar 55,9 persen. Posisi pertama ditempati oleh PDI Perjuangan sebesar 88,4 persen dan kedua Partai Nasdem sebesar 56,0 persen.
Sementara dari segi tepat atau tidaknya mendukung Jokowi, sebanyak 55,2 persen menilai bahwa Partai Golkar sudah tepat mendukung Jokowi dan 44,2 persen yang menyatakan tidak tepat.
Sumber :
akurat.co