Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Bamsoet Ungkap Sejumlah Kader Juga Ingin Jadi Caketum Golkar
  Kabar Golkar   01 Juli 2019
[caption id="attachment_24786" align="aligncenter" width="640"] Bambang Soesatyo (tengah) (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)[/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Wakorbid Pratama DPP Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet) telah mengungkapkan keinginannya untuk maju sebagai caketum Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar. Bamsoet mengungkapkan, bahwa ada sejumlah kader lain yang juga beringinan untuk maju bertarung memperebutkan kursi Golkar-1. “Bukan hanya saya saja (yang ingin maju Caketum), ada Pak Indra Bambang Utoyo, Ada Ridwan Hisyam, ada Aziz Syamsuddin, ada Mahyudin. Ya itu mereka secara langsung harus menyampaikan kepada ketum (Airlangga), izin bahwa akan maju. Dan terserah ketua umum memberikan izin atau tidak, tapi kan kita semua punya hak,” ungkap Bamsoet kepada kumparan, Senin (1/7). Meski begitu, hingga saat ini Bamsoet mengaku belum menemui Airlangga untuk meminta izin maju menjadi caketum. Tapi dia memastikan, pada waktunya ia akan menemui Airlangga untuk izin maju menjadi caketum. “Pasti pada saatnya saya akan bicara dengan beliau (Airlangga), dan semua calon-calon partai Golkar harus bicara pada ketua umumnya kalau dia akan maju, karena ketumnya juga akan maju, maka secara fatsun para calon yang ingin maju harus bicara,” jelas Ketua DPR itu. Bamsoet juga mengaku telah sowan ke sejumlah elite Partai Golkar seperti Wapres Jusuf Kalla, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie, dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Agung Laksono. Ketua DPR RI ini mengaku mendapat respons positif dari para kader senior Golkar itu. “Positif, artinya beliau-beliau menginginkan adik-adiknya itu bertarung secara fair, tidak menggunakan cara-cara yang tidak patut, dan jaga persatuan dan keutuhan Partai Golkar,” terang Bamsoet. Di sisi lain, Bamsoet menjelaskan, ada kesalahan persepsi dalam memahami AD/ART Partai Golkar. Menurutnya, di dalam AD/ART Golkar dituliskan bahwa Munas Golkar digelar pada tahun 2019. Artinya, kata dia, Munas Golkar bisa digelar kapan saja sepanjang tahun 2019. “Bisa Januari sampai Desember. Karena tergantung DPP-nya, kalau DPP-nya sayang sama jabatan, pasti inginnya di ujung, Desember. Ya monggo, tapi kan ada mekanisme lain yaitu daerah bisa mendesak untuk lebih awal, supaya konsolidasi partai lebih cepat dilakukan termasuk evaluasi setelah pilpres,” tegas Bamsoet. (kumparan)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.