Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Ridwan Bae Kaget Bendungan Pelosika Batal Dibangun Jokowi
  Kabar Golkar   20 April 2018
16 diantaranya dalam status on going, sementara 49 bendungan dalam status pembangunan baru. Dari 49 itu, salah satunya berada di Sultra atau tepatnya, di Kabupaten Konawe. “Pembangunan Bendungan Pelosika ini direncanakan pembangunan konstruksinya baru akan dilakukan pada tahun 2018 mendatang dengan total anggaran Rp2 triliun. Namun, sebelum hal ini dilakukan kita terlebih dahulu melakukan sosialisasi rencana pembangunan bendungan tersebut kepada masyarakat, dan alhamdulillah masyarakat sangat merespon dengan agenda pemerintah pusat ini,” ujarnya. Dengan adanya pembangunan bendungan ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Dan yang terpenting ganti untung akan dibayar kepada masyarakat yang terkena dampak pembangunan ini sesuai dengan penilaian tim independen. Pembangunan Bendungan ini akan meliputi dua kabupaten yakni Konawe dan Kolaka Timur. Jika bendungan ini telah dilaksanakan, maka akan memberikan manfaat kepada dua kabupaten tersebut, diantaranya dapat membangkitkan tenaga listrik 60-80 MW, mengairi daerah irigasi seluas 58.000 hektar untuk dua daerah ini, perlindungan banjir kawasan seluas 5.883 hektar, pasokan air baku Konawe dan Koltim serta Kota Kendari, perikanan darat, pariwisata, serta olahraga air. “Sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan, serta dengan mempersiapkan dokumen-dokumen pendukung pembangunan bendungan ini seperti dokumen amdal, sertifikasi bendungan dan diadakan studi larap pembangunan bendungan Pelosika dengan cara bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya. Namun hal ini tinggal cerita saja, di mana pemerintah pusat pada Senin (16/4/2018) lalu sepakat merevisi daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Sebanyak 14 proyek pembangunan infrastruktur dibatalkan pembangunannya, dan salah satunya bendungan Pelosika. Salah satu alasannya adalah kendala dan kesulitan di lapangan serta belum adanya pihak investor yang tertarik untuk berinvestasi. Ketua DPRD Konawe Ardin mengaku kecewa dengan kebijakan pusat itu. Padahal rencana pembangunan Bendungan Pelosika sudah masuk dalam perencanaan yang matang. Dan saat ini tahap sosialisasi terkait pembayaran ganti rugi lahan warga tengah berjalan antara pemerintah daerah dengan tim pelaksana pembangunan Bendungan Pelosika. “Kami jelasnya sangat kecewa dengan penghapusan rencana pembangunan bendungan Pelosika, karena seandainya proyek ini terealisasi pastinya akan mampu mengangkat perekonomian masyarkat di Konawe,” ungkapnya Kamis (19/4/2018). Sumber  
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.