18 April 2021
Menteri Perindustrian Apresiasi Kawasan Industri Indramayu
 
  09 Juli 2019
  • Share :
[caption id="attachment_25087" align="aligncenter" width="700"] Bupati Indramayu H. Supendi saat eksposes kawasan industri dengan Menteri Perindustrian R.I, Airlangga Hartarto di Jakarta. (taryani/poskota)[/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu, Jawa Barat  yang telah menyiapkan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) di Kabupaten Indramayu sebagai rencana untuk membuka pintu investasi. Hal itu terungkap ketika Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menerima kunjungan Bupati Indramayu, H. Supendi yang melakukan ekspose KPI di Kantor Kementerian Perindustrian R.I, Senin (8/7/2019). Menteri Airlangga Hartarto mengatakan, Kemenperin memberikan apresiasi atas kesungguhan Pemkab Indramayu dalam menyiapkan kawasan perindustrian yang merupakan dukungan penuh dari pemda kepada kebijakan Pemerintah Pusat untuk terus menarik investasi ke berbagai daerah. “Pemkab Indramayu sangat serius dalam menyiapkan kawasan industri bahkan telah menyiapkan lahannya dan sudah ada regulasi dan perubahan Rencana Rata Ruang Wilayah,” tegas Airlangga. Airlangga menambahkan, berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Industry Nasional (RIPIN) tahun 2015 – 2035 dan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2015 Kabupaten Indramayu Masuk dalam Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI) di Jawa Barat. Bupati Indramayu H. Supendi menjelaskan, kedatangannya ke kantor Kementerian  Perindustrian untuk ekspose kawasan perindustrian dan membuktikan keseriusan Pemkab Indramayu menerima kehadiran investor ke daerah. Masuknya Indramyu ke dalam WPPI bersama dengan Cirebon dan Majalengka sudah ditanggapi serius Pemkab Indramayu dengan merubah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk Kawasan Industri. Ia menambahkan, pada tahun 2016 Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri, memfasilitasi penyusunan studi kelayakan pembangunan industri di Kabupaten Indramayu yang kemudian dilanjutkan pada tahun 2017 dengan penyusunan Master Plan kawasan industri di Kabupaten Indramayu. Dalam revisi RTRW Kabupaten Indramayu tahun 2011-2031 sudah mengakomodir aspek kebijakan pemerintah pusat dalam pengembangan WPPI, selanjutnya dalam KPI seluas kurang lebih 20.000 ha telah tersebar di 10 kecamatan. “Tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Indramayu telah menysun Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) dan sudah ada Rencana Pembangunan Kawasan Industri yang terebar di 10 kecamatan,” tegasnya. Ke-10 kecamatan tersebut; Kecamatan Sukra 2.814 Hektar (Ha), Patrol 1.385 Ha, Kandanghaur 2.025 Ha, Losarang 4.523 Ha, Balongan 1.438 Ha, Juntinyuat 643,1 Ha, Krangkeng 3.507 Ha,  Tukdana 664,1 Ha, Terisi 1.379 Ha dan Gantar 1.574 Ha. (poskota)
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.