Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid (istimewa)[/caption]
kabargolkar.com, MAKASSAR - Menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar, sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar mulai 'main kayu'. Seperti yang terjadi di Maluku. Sebanyak 10 ketua DPD II dicopot dan mengganti dengan pelaksana tugas (Plt).
Sesuai ketentuan, Munas Partai Golkar dilaksanakan Desember 2019 mendatang. Bagaimana dengan Sulsel? Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, AM Nurdin Halid (60), memastikan, tidak ada Ketua DPD II Partai Golkar di Sulsel diganti.
"Insya Allah, tidak akan ada ketua (DPD II) Golkar di Sulsel di Plt, hanya karena Munas Golkar," kata mantan calon Gubernur Sulsel ini kepada Tribun, Minggu (14/7/2019).
Koordinator Bidang (Korbid) Pratama DPP Partai Golkar ini menambahkan, Makassar sangat siap menjadi tuan rumah Munas.
"Sulsel paling siap menjadi tuan rumah dan saya sudah sampaikan beberapa waktu lalu saat Pak ketum di Makassar," katanya.
NH kemudian memuji kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Ia mengatakan bahwa kepemimpinan Airlangga masih dibutuhkan Golkar hingga 2024.
Nurdin juga menjelaskan alasan dukungan DPD II Golkar se-Sulsel. Menurutnya masa jabatan Airlangga baru sekitar 1 tahun 8 bulan.
"Ada pepatah bugis bilang tidak akan tenggelam matahari di tengah laut. Jadi masa jabatan itu harus dituntaskan selama lima tahun," tegasnya.
Nurdin juga menyebut bahwa Airlangga Hartarto akan menjadi bakal calon Presiden di akhir masa jabatannya, yakni tahun 2024. (tribun)