[caption id="attachment_25447" align="aligncenter" width="735"]

Nasir Giasi (kiri) akrab bersama Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga (tengah) dan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kanan) dalam sebuah kegiatan. (Foto Istimewa)[/caption]
kabargolkar.com, GORONTALO - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pohuwato baru akan digelar 2020 mendatang. Namun desas-desus calon pengganti Syarif Mbuinga yang kini sudah dua periode sebagai bupati Pohuwato kian ramai diperbincangkan.
Sosok yang banyak diperbincangkan itu adalah Nasir Giasi, ketua DPRD Pohuwato. Kader Golkar militan ini dinilai pas mengikuti jejak Syarif. Di mana Syarif sebelum mengemban amanah Bupati adalah ketua DPRD Pohuwato.
“Pak Nasir sama seperti pa Sisa (sapaan Syarif,red). Beliau sebelum Bupati adalah ketua DPRD. Kami yakin pak Nasir mengikuti jejak Pa Sisa,” ujar sejumlah tokoh politik di Pohuwato. Dinilai berpengalaman dalam pemerintahan karena menjabat ketua DPRD, Nasir didorong untuk bisa tampil pada Pilkada 2020 mendatang.
Sosok Nasir Giasi nantinya akan mewarisi kepemimpinan Syarif Mbuinga membawa Pohuwato lebih maju dan berdaya saing. “Pengalaman jangan ditanya lagi, Pohuwato butuh orang Pohuwato yang benar-benar mengerti daerah ini. Kami harap pak Nasir bisa mempersiapkan diri untuk 2020,” tambah kader Golkar Pohuwato.
Memang sejak isu Pilkada mulai bergulir, ada banyak tokoh yang mulai digadang-gadang untuk tampil di Pilkada Pohuwato, termasuk calon import dan internal beringin. Kendati begitu, sejumlah politisi kepada koran ini menilai, sosok yang pantas melanjutkan kepemimpinan Syarif Mbuinga yang sukses, hanyalah Nasir Giasi.
Selain dianggap sebagai kader yang loyal terhadap perintah partai, pengalamanya di Parlemen Puncak Botu (DPRD Provinsi Gorontalo) hingga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato untuk periode 2014-2019 membuat mantan Presiden BEM Universitas Negeri Gorontalo itu, dianggap mewarisi jejak karir Syarif Mbuinga.
Belum lagi kemampuanya merangkul dan menjalin hubungan politik lintas partai selama diparlemen, membuat Nasir dianggap cukup berpengalaman dalam membangun hubungan politik di Pilkada nanti. Hanya saja, meski sebagian kalangan menilai dirinya mampu dan layak maju dalam Pilkada nanti, Nasir Giasi belum mau berkomentar banyak jika disinggung perihal kesiapanya untuk mencalonkan diri pada Pilkada nanti.
Mengingat, kata Ketua Askab PSSI Pohuwato itu. Partai Golkar pun masih belum menentukan siapa yang akan diusung pada Pilkada Pohuwato nanti. Belum lagi, Partai Golkar memiliki mekanisme tersendiri dalam menentukan calon kepala daerah yang akan diusung nanti.
“Terlepas dari wacana-wacana yang ada diluar sana, untuk saat ini saya hanya bisa memastikan saya akan mengikuti apapun perintah partai. Saya pun harus siap jika nanti dimintakan oleh pimpinan untuk maju di Pilkada nanti. Jika tidak, maka saya pun siap memperjuangkan calon yang berikan amanat oleh partai,” ujar Nasir dengan sedikit tersenyum.[
Hargo]