Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Golkar Mataram Belum Ungkap Nama Ketua DPRD
  Kabar Golkar   24 Juli 2019
[caption id="attachment_25890" align="aligncenter" width="526"]golkar mataram/> Ketua DPD II Golkar Mataram, H. Mohan Roliskana[/caption] kabargolkar.com, MATARAM - Partai Golkar, Partai Gerindra, dan PDIP mengisi kompisisi pimpinan dewan di DPRD Kota Mataram. Golkar dengan sembilan kursi menempati posisi ketua. Sedangkan Gerindra dan PDIP mengisi wakil ketua. Lantas siapa saja yang diutus partai mengisi pimpinan dewan? Usut punya usut. Baru hanya Gerindra yang mengerucut menunjuk nama kader yang isi pimpinan dewan. “Iya (saya)” kata Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram, I Gede Sudiarta. Gerindra telah melewati mekanisme pemilihan wakil ketua di internalnya. Mulai dari merumuskan tiga nama, kemudian mengajukan ke DPD Partai Gerindra NTB. Selanjutnya oleh DPD diteruskan lagi ke DPP Partai Gerindra. “Sudah ditindaklanjuti DPD, hasil ini mengerucut pada ketua Partai,” terang Sudiarta. Sebelumnya pada tahun 2014 hingga 2019 kursi pimpinan dewan yang diraih Gerindra diberikan pada H Muhtar. Terpilihnya Sudiarta merupakan penyegaran kader yang duduk di sana. Begitu halnya dengan PDIP. Juga berpeluang berubah. Kursi wakil ketua yang diperoleh PDIP tahun 2014-2019 diisi oleh I Wayan Sugiarta yang juga ketua DPC PDIP Kota Mataram. Hanya saja, posisi Wayan telah digantikan Made Selamet saat konfercab PDIP se-NTB kemarin. Masuknya Made sebagai Ketua DPC PDIP Kota Mataram menarik. Spekulasi yang beredar ini strategi dalam rangka menghadapi Pilwali Mataram 2020. PDIP disebut-sebut akan mengusung Hj Putu Selly Andayani sebagai kandidat calon wali kota. Masuknya Made yang juga ketua Bappilu PDIP NTB dinilai sebagai langkah memperkuat politik partai di Kota Mataram. Sedangkan Wayan ditugaskan untuk mengisi wakil ketua bidang di DPD PDIP NTB. Kembali ke siapa yang berpeluang duduk sebagai wakil ketua DPRD Kota Mataram dari PDIP. Jika melihat dari sisi jabatan Nyayu lebih berpeluang. Nyayu merupakan Sekretaris DPC PDIP. Sedangkan Made, tidak mungkin duduk di posisi itu sebab ia anggota DPRD NTB. Saat dikonfirmasi hal ini, Nyayu tertawa. “Siapa yang sebar isu ini,” kata Nyayu. Sekalipun demikian ia tak menepis peluang itu. Nyayu hanya mengatakan sebaiknya menunggu hasil resmi. Yakni pelantikan ketua dan wakil di DPRD Kota Mataram. Saat ini ia mengaku masih fokus mendampingi perjuangan Baiq Nuril Maknun untuk mendapatkan amnesti dari presiden. “Yang penting saya kerja-kerja saja, saat ini saya masih di DPR RI, dampingi Bu Nuril dan anaknya minta pertimbangan DPR. Semoga ini hadiah bagi anaknya di hari anak nasional nanti,” kata Nyayu. Lalu siapa yang akan diusung Golkar mengisi kursi ketua? Sejauh ini Golkar masih tertutup siapa kader yang akan menduduki kursi Ketua DPRD Kota Mataram. Yang paling berpeluang sejauh ini baru Didi Sumardi. “Yang jelas Golkar ada mekanisme, nanti ada nama-nama yang diajukan,” kata Ketua DPD II Golkar Kota Mataram H Mohan Roliskana. Namun Mohan belum mau mengungkapkan nama yang berpeluang duduk di kursi pimpinan DPRD Kota Mataram. Dari kabar kasak kusuk internal, Mohan lebih condong ada regenerasi pimpinan dewan dari Golkar
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.