22 Juni 2021
Targetkan Kursi Ketua MPR, Golkar Ingin Tegakkan Pancasila-UUD 1945
 
  25 Juli 2019
  • Share :
[caption id="attachment_25905" align="aligncenter" width="700"] Ace Hasan Syadzily (Foto: Azizah/detikcom)[/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Kursi Ketua MPR menjadi rebutan sejumlah partai politik pascapemilu 2019. Golkar sebagai parpol yang memiliki kursi terbanyak kedua di DPR juga ingin mendpatkan kursi MPR untuk menegakkan Pancasila dan UUD 1945. "MPR memiliki peran penting dalam mengawal tegaknya pilar-pilar kebangsaan dan kenegaraan kita. Partai Golkar ingin memastikan bahwa Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika dapat tegak melalui institusi MPR ini," kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Kamis (25/7/2019). Soal paket pimpinan MPR, Ace menyatakan Ketum Golkar Airlangga Hartarto sudah membangun komunikasi dengan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dan yakin KIK akan solid membentuk paket pimpinan MPR. Ace kembbali menegaskan target partainya merebut kursi MPR-1. Ace Hasan SyadzilyAce Hasan Syadzily Foto: Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily. (Azizah-detikcom) "Tentu target kita adalah Ketua MPR," tegasnya. Bursa calon Ketua MPR dari partai berlambang pohon beringin itu sebelumnya diramaikan oleh sejumlah nama. Ketua Fraksi Golkar DPR RI Melchias Markus Mekeng menyebutkan nama-nama kader Golkar yang masuk radar Ketua MPR, yaitu Kahar Muzakir, Aziz Syamsudin, Agun Gunanjar Sudarsa, Muhidin Mohamad Said, dan Zainuddin Amali. Nama Wakorbid Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo, menurutnya, juga masuk radar. "Ya boleh, masuk juga nggak apa-apa, Pak Bamsoet itu kan kader kita juga," ungkap Mekeng di kampus IPDN, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (23/7). (detik)
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.