Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Ingatkan yang Kecewa di Golkar Tak Bentuk Partai Baru, JK: Jika Digabung Suara Bisa 40 Persen
  Kabar Golkar   01 Agustus 2019
[caption id="attachment_26301" align="aligncenter" width="700"] Wakil Presiden Jusuf Kalla (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT) [/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Wakil Presiden sekaligus mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla meminta kader Golkar yang kecewa tak membentuk partai baru. Sebab, sudah ada tiga partai di DPR yang dibentuk oleh mantan kader Golkar. Ketiganya yakni Partai Gerindra besutan Prabowo Subianto, Partai Hanura besutan Wiranto, dan Partai Nasdem besutan Surya Paloh. Hal itu disampaikan Kalla saat menutup Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspinas) ormas pendiri Golkar, Kosgoro 1957, di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Rabu (31/7/2019). "Benar apa yang disampaikan Airlangga (Hartarto) tadi bahwa kita harus mengakhiri kebiasaan lama. Kalau tak puas di Golkar maka bikin partai lain di luar Golkar. Kalau semua partai digabung jadi satu saya kira Golkar akan mencapai 40 (persen) suara," ujar Kalla. Ia meminta setiap permasalahan di internal Golkar diselesaikan secara kekeluargaan dan demokratis sehingga tak perlu memecah partai dengan membuat yang baru. Dengan demikian konflik bisa diselesaikan tanpa harus ada kader yang membentuk partai baru. Kalla mengatakan masyarakat Indonesia memiliki harapan besar kepada partai nasionalis yang berdiri di atas semua golongan seperti Golkar. Hal tersebut, menurut Kalla, menjadi modal utama untuk Golkar. Karena itu ia berpesan agar setiap pengambilan keputusan di Golkar melibatkan seluruh elemen partai mulai dari jajaran pusat hingga daerah. "Sebenarnya kekuatan atau kecintaan orang pada suatu partai nasionalis yang mempunyai jalan tengah yang baik, atau mempunyai suatu sistem politik yang baik, tetap menjadi harapan," ujar Kalla. "Hanya dengan cara demokratis, orang tak akan pecah, orang akan puas untuk tidak menang-menangan apabila demokrasi suatu partai demokratis. Intinya adalah bagaimana kelola partai dengan demokratis," lanjut dia. (kompas)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.