Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Bamsoet: Munas-Munas Sebelumnya Aklamasi, Malah Pecah
  Kabar Golkar   13 November 2019
[caption id="attachment_31361" align="aligncenter" width="665"] Wakorbid Pratama Golkar Bambang Soesatyo[/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Wakil Koordinator bidang Pratama DPP Golkar, Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengingatkan pihak yang ingin memaksakan aklamasi dalam pemilihan Ketua Umum dalam forum Munas. Menurutnya, pemilihan aklamasi dinilai akan membuat internal Golkar runyam. Bamsoet mencontohkan dualisme kepengurusan sewaktu Golkar terbelah kubu Ancol dan Kubu Bali karena adanya tak kepuasan dengan satu kepemimpinan. Maka itu, jelang Munas yang akan dihelat tiga pekan lagi, tensi politik di internal Golkar makin menghangat. "Kita ingat sejarah Partai Golkar kenapa kita sempat pecah. Ancol dan Bali, itu karena aklamasi. (Jika Munas Desember aklamasi) itu bisa berbuah yang sama," kata Bamsoet, dalam acara diskusi bertajuk 'Golkar Mencari Nahkoda Baru' di Jakarta, Selasa 12 November 2019. Bamsoet itu pun sempat menyinggung penyelanggara acara diskusi yakni Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Golkar. Penyelenggara tersebut merupakan sejumlah kader Golkar yang dinilainya nekat menggelar acara dengan menyinggung tema Munas. Selain itu, mendatangkan dirinya sebagai pembicara. Menurutnya, merujuk dari kejadian-kejadian sebelumnnya, beberapa kader Golkar yang ketahuan menggelar pertemuan di luar sepengetahuan pengurus pusat mendapat teguran sampai sanksi. Selain itu, jika memberikan dukungan kepada calon tertentu, belakangan diberhentikan sebagai pengurus bahkan ditendang dari grup WhatsApp. "Kalian akan ditegur nanti. Tapi, tidak usah takut tinggal tiga minggu. Mudah-mudahan pemimpin baru bisa berikan pencerahan," kata dia. Bamsoet menegaskan sejauh ini dirinya belum secara resmi mendeklarasikan sebagai calon ketua umum setelah terpilih menjadi Ketua MPR. Terkait hal ini, sebelumnya pernyataan aklamasi sempat dilontarkan Ketua Koordinator Bidang Perekonomian DPP Golkar Azis Syamsudin. Aziz yang juga tim pemenangan Airlangga Hartarto dalam bursa pemilihan Ketua Umum, melihat celah pada Munas nanti masih sangat memungkinkan aklamasi dilakukan. Menurut Azis, tanda-tanda kandidat lain akan maju belum terlihat. Hal ini termasuk Bambang Soesatyo yang digadang-gadang kuat menjadi pesaing Airlangga Hartarto. "Saya rasa bisa menjadi aklamasi itu baik, bisa musyawarah mufakat. Kalau tidak bisa mencapai kata musyawarah mufakat kita ada mekanisme," kara Azis di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin 11 November 2019. Golkar akan menggelar Munas pada 4-6 Desember 2019. Sejauh ini, yang sudah menyatakan siap baru Airlangga yang juga caketum petahana. Adapun Bamsoet yang sebelumnya menyatakan maju sebagai caketum sempat mengendur jelang perebutan posisi Ketua MPR. (vivanews)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.