Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Bendum Golkar Robert Kardinal: Penerimaan Anggaran Parpol Turun
  Kabar Golkar   21 November 2019
[caption id="attachment_31859" align="aligncenter" width="780"] Bendum Robert Kardinal dan Ketum Airlangga Hartarto[/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Robert Kardinal yang saat ini menjabat Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (Bendum DPP) Golkar membongkar kegagalan di tubuh partainya di era kepemimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto. Indikasi kegagalan itu, menurut Robert terlihat dari penurunan perolehan suara Partai Golkar di Pemilu 2019 dibandingkan Pemilu 2014. Imbasnya, terjadi penurunan jumlah anggaran partai politik yang akan diperoleh Golkar pada 2020 hingga 2024. “Setelah 2017 ke sini, kita naik jadi Rp1.000 per suara. Sebelumnya, (Pemilu 2014) Golkar dapat 18,2 juta suara sehingga dapat Rp18,2 miliar. Oktober (2020) nanti sampai 2024 hanya dapat Rp17 miliar. Jadi turun, itu akumulasi dari turunnya suara Golkar, berarti ada kegagalan dalam Partai Golkar,” terang Robert dalam keterangan pers di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (20/11/2019). Atas dasar itu, Robert menyatakan dukungan kepada Bambang Soesatyo untuk maju dalam pemilihan Ketua Umum Golkar periode 2019-2024 pada Musyawarah Nasional (Munas) mendatang. “Mendorong supaya Bamsoet sebagai kader Pemuda Pancasila harus maju untuk memenangkan pemilihan Ketua Umum Golkar di Munas yang akan datang,” katanya. Ketua Tim Sukses Bambang Soesatyo atau Bamsoet, Achmadi Noor Supit, pada kesempatan yang sama, mengatakan, bahwa Airlangga telah mengabaikan komitmen untuk merangkul dan mengakomodir para pendukung Bamsoet dalam susunan alat kelengkapan dewan di DPR. Menurut Achmadi, Airlangga telah melakukan tindakan sewenang-wenang dengan melakukan pemecatan sejumlah tenaga ahli Fraksi Partai Golkar yang menjadi pendukung Bamsoet, serta pencoretan seluruh anggota Panitia Munas Golkar yang terindikasi bagian dari kelompok pendukung Bamsoet. “Tindakan ini jelas-jelas malanggar gentleman agreement dan melanggar keputusan rapat pimpinan tentang mendahulukan musyawarah mufakat sebelum voting,” tuturnya. Persaingan Bamsoet dan Airlangga semakin gencar, keduanya saling bermanuver guna meraih simpati para pengurus Golkar di daerah-daerah jelang penyelenggaraan Munas yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang. (indopolitika)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.